Waka MPR Dorong Konsistensi Pemberian Pola Asuh Anak yang Layak Sejak Dini

6 hours ago 3

Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Rerie) mengatakan upaya untuk mewujudkan kelayakan pola pengasuhan dan perlindungan anak di Indonesia harus konsisten ditingkatkan. Hak tersebut untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berdaya saing di masa depan.

"Upaya perlindungan anak yang merupakan generasi penerus bangsa harus dimulai dengan memberi pola pengasuhan yang layak sejak dini. Langkah tersebut harus direalisasikan secara konsisten dengan dukungan semua pihak," kata Rerie dalam keterangan tertulis, Kamis (11/6/2026).

Sedangkan, menurut data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menunjukkan 75% keluarga di Indonesia kini menggunakan jasa daycare.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ironisnya, kebutuhan itu tidak diimbangi dengan tata kelola yang memadai. Menteri PPPA Arifah Fauzi mengungkapkan, sekitar 44% daycare belum memiliki izin, 20% belum memiliki standar operasional prosedur (SOP), dan 66,7% pengelolanya belum tersertifikasi.

Padahal, Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 mencatat 2,98% anak Indonesia masih hidup dalam pengasuhan tidak layak.

Menurut Rerie, sistem perlindungan anak, saat ini, masih menyisakan banyak celah, mulai dari pola pengasuhan yang tidak layak, lemahnya pengawasan, hingga minimnya penanganan korban secara terintegrasi. Ia juga berpendapat bahwa penguatan pencegahan, perlindungan, dan penegakan hukum harus bersamaan.

"Tidak boleh ada lagi celah bagi praktik kekerasan tersistem terhadap anak," ujar Lestari.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mendorong agar ada langkah evaluasi menyeluruh terhadap setiap lembaga yang berkaitan dengan pengasuhan dan perlindungan anak.

"Lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi tumbuh kembang anak harus mampu diwujudkan demi generasi penerus bangsa yang lebih baik dan berdaya saing di masa datang," pungkas Rerie.

(anl/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |