Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Jadi Alasan Pelaku Bunuh Pria di Depok

16 hours ago 4

Kota Depok -

Polisi menangkap Suparman (43), pelaku yang membunuh pria berinisial DS (42) di Cilangkap, Tapos, Kota Depok. Kepada polisi, Suparman mengaku membunuh DS (42) karena kesal korban tak kunjung membayar utang senilai Rp 300 ribu.

"Motif dari tersangka S untuk melakukan penganiayaan berat ataupun pembunuhan ini karena kesal, kesal utangnya tidak dikembalikan. Sudah berulang kali dimintai tapi tidak dianggap ataupun tidak diindahkan oleh korban," kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka saat jumpa pers di Mapolsek Cimanggis, Jumat (9/1/2026).

Made mengatakan korban sudah dua kali melakukan pinjam uang kepada tersangka. Nominal pinjaman pertama dan kedua sama-sama Rp 300 ribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, pada pinjaman yang pertama, Made menyebutkan korban telah membayarkan utangnya kepada tersangka. Tetapi untuk utang Rp 300 ribu yang kedua, hingga tewas dibunuh tersangka, pelaku belum membayarkan utangnya.

"(Utangnya) Rp 300 ribu, namun dua kali. Dia sempat sudah (bayar utang yang pertama). (Utang kedua) Sekitar 1 bulanan (belum dibayar)," terang Made.

Kronologi Pembunuhan

Pembunuhan yang dilakukan Suparman terjadi pada Kamis (8/1) malam, sekitar pukul 18.30 WIB, saat korban DS sedang beristirahat di rumahnya. Kemudian, Suparman datang dan masuk ke ruang tamu rumah korban.

"Pelapor sedang berada di rumahnya sedang beristirahat, kemudian terlapor datang mencari korban yang sedang tertidur di ruang tamu rumahnya dengan berkata, 'Menyeng mana Menyeng'," ucap Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono.

Pelaku kemudian melihat korban tengah tertidur. Korban kemudian ditusuk di bagian belakang punggung menggunakan senjata tajam jenis pisau.

"(Pelaku) Langsung menusukkan (pisau) ke tubuh korban di bagian belakang atau punggung korban. Setelah itu, pelaku berkata, 'Lu nggak tahu kalau gua orang Lampung?" ujar Jupriono.

Setelah menusuk korban, pelaku meninggalkan lokasi. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Asa Cilangkap, tapi nyawanya tidak tertolong.

"Korban saat sampai di RS Asa Cilangkap sudah dalam keadaan meninggal dunia. Hasil pemeriksaan rekam jantung dari RS Asa Cilangkap korban sudah dinyatakan meninggal dunia," katanya.

Saksikan Live DetikSore :

(kuf/jbr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |