Udara di Kotim Kalteng Masuk Zona Berbahaya, Warga Diminta Waspada

3 weeks ago 9

Jakarta -

Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kualitas udara. Kondisi udara di wilayah tersebut kembali memburuk, bahkan masuk kategori berbahaya.

Berdasarkan pemantauan ISPUnet Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Jumat (28/8/2026) pukul 05.00 WIB, angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kotim mencapai 313. Particulate matter (PM) menjadi parameter utama yang memicu tingginya pencemaran udara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim, Marjuki, membenarkan kondisi tersebut. Ia meminta masyarakat tidak menganggap sepele tingginya angka pencemaran udara, terlebih Kotim masih menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Kategori berbahaya dapat memberikan dampak serius bagi kesehatan manusia serta berdampak terhadap hewan dan tumbuhan," ujar Marjuki, dilansir detikKalimantan, Jumat (28/8).

Menurutnya, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara berada dalam kondisi buruk. Kelompok yang lebih rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, dan masyarakat dengan gangguan pernapasan, diminta mendapat perhatian lebih.

"Bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang dianjurkan. Aktivitas fisik berat di luar ruangan juga sebaiknya dikurangi guna menekan paparan terhadap udara tercemar," katanya.

Baca berita selengkapnya di sini.

Tonton juga video "'Pria Senter' Lakukan Pembakaran Buat Buka Lahan, Bosnya Ikut Ditahan"

(rdp/idh)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |