Tanpa Kabar 18 Tahun, Ayah Asal Lampung Ini Akhirnya Ditemukan Anak di Jabar

4 hours ago 2

Bandung Barat -

Total 18 tahun lamanya Hendrawan menahan rindu bertemu dengan ayahnya yang telah pergi dari kampung halaman mereka di Bandar Lampung. Sejak tahun 2008, ayah Hendrawan, Sigit Priono, meninggalkan rumah tanpa ada kabar yang pernah diberikan kepada keluarga tiap harinya.

Dilansir detikJabar, Sabtu (4/4/2026), Hendrawan mengatakan ayahnya saat itu pamit untuk bertemu dengan saudaranya di Pulau Jawa. Namun, bertahun-tahun lamanya keluarga menantikan kabar dari Sigit yang tiba-tiba menghilang.

"Saya sudah lama mencari ayah saya, yang pergi ke Jawa di tahun 2008. Bukan cuma saya, tapi ibu saya juga kangen sama bapak," kata Hendrawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belasan tahun Hendrawan berusaha mencari keberadaan ayahnya sampai kemudian menemukan titik terang keberadaan tempat tinggal sang ayah ada di Kampung Cilintung, Desa Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Tak mau buang waktu, Hendrawan langung bergegas datang ke lokasi dengan harapan kuat bertemu ayahnya.

"Saya dapat informasi bapak sekarang tinggal di Bandung Barat, akhirnya saya dari Lampung berangkat kami ke Bandung Barat. Kalau ibu ada di Lampung," kata Hendrawan.

Pria 36 tahun itu tak kenal dan tak tahu di mana kampung tempat ayahnya tinggal. Sampai akhirnya ia memutuskan mendatangi Polsek Cipeundeuy demi meminta tolong diantarkan ke alamat yang ia kantongi. Rindu 18 tahun itu terbayar, Hendrawan akhirnya kembali bertemu dengan ayahnya.

Sang ayah, dari jauh sudah menyadari sosok pria dewasa di depannya yakni sang anak yang lama ia tinggalkan. Pelukan dari Sigit, diiringi air mata yang menetes deras, membuat tubuh pria paruh baya itu larut dalam euforia dan keharuan. Ia sempat jatuh pingsan.

"Alhamdulillah setelah sekian lama, akhirnya bisa bertemu lagi dengan bapak. Mudah-mudahan ibu bisa segera bertemu dengan bapak," kata Hendrawan.

Baca selengkapnya di sini

Tonton juga video "Lansia di Lubuklinggau Ditemukan Tewas di Rumahnya"

(ygs/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |