Sunway Medical Centre Sunway City Perkuat Kapabilitas Kesehatan ASEAN

1 hour ago 1

Sunway City, CNBC Indonesia - Penyakit tidak menular (PTM), termasuk kanker, penyakit kardiovaskular, dan stroke, terus menjadi salah satu tantangan utama
kesehatan masyarakat di Indonesia, dengan kasus diproyeksikan meningkat hingga 45% pada tahun 2050.

Seiring dengan semakin kompleksnya kebutuhan kesehatan di masa ini, ASEAN Health Sector Work Programme 2026-2030 menekankan pentingnya kerja sama kesehatan regional yang lebih kuat, pertukaran pengetahuan, serta peningkatan akses terhadap layanan kesehatan berkualitas sebagai prioritas utama untuk
memperkuat sistem kesehatan di Asia Tenggara.

Menanggapi kebutuhan kesehatan yang terus berkembang, Sunway Medical Centre (SMC) Sunway City terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan kuarterner bagi pasien di seluruh Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Dengan menggabungkan keahlian multidisiplin, teknologi medis canggih, sistem digital terintegrasi, serta dukungan khusus bagi pasien internasional, rumah sakit ini siap menangani kebutuhan kesehatan yang semakin kompleks.

"Seiring dengan semakin kompleksnya kebutuhan kesehatan, pasien tidak hanya mencari pengobatan semata. Mereka menginginkan keyakinan terhadap tim medis,akses tepat waktu ke spesialis yang sesuai, serta dukungan yang terkoordinasi sepanjang perjalanan kesehatan mereka. Di Sunway Medical Centre, kami terus
memperkuat kapabilitas ini melalui keunggulan klinis, inovasi, dan pendekatan yang berpusat pada pasien," ujar Chief Executive Officer Sunway Medical Centre Sunway City Erica Lam seperti dikutip siaran pers, Selasa (8/9/2026).

Dengan pengalaman lebih dari 27 tahun di bidang kesehatan, Sunway Medical Centre Sunway City merupakan salah satu rumah sakit swasta terkemuka di Malaysia dengan kapasitas saat ini mencapai 1.090 tempat tidur, didukung oleh lebih dari 370 konsultan, mencakup lebih dari 80 subspesialisasi di 28 Centres of Excellence.

Rumah sakit ini menyediakan layanan kesehatan komprehensif, mulai dari diagnostik hingga penanganan kasus kompleks, di bidang Hematologi, Onkologi, Ortopedi, Kardiologi, dan lainnya. SMC telah dinobatkan sebagai rumah sakit nomor 1 di Malaysia dan termasuk dalam jajaran 250 rumah sakit terbaik dunia oleh Newsweek World's Best Hospitals selama beberapa tahun berturut-turut.

SMC juga menjadi satu-satunya pusat medis di Malaysia yang meraih tiga akreditasi rumah sakit berskala internasional - Joint Commission International (Amerika Serikat), Australian Council on Healthcare Standards International, serta Malaysian Society for Quality in Health.

Rumah sakit ini terus berinvestasi dalam teknologi diagnostik dan terapi mutakhir, termasuk sistem bedah robotik da Vinci Xi, Mako SmartRobotics dan Rosa Knee System untuk penggantian sendi, serta Leksell Gamma Knife yang memungkinkan radiosurgery non-invasif dengan presisi tinggi untuk kondisi otak tertentu.

SMC juga menjadi yang pertama di Asia Tenggara yang menggunakan AiBLE untuk prosedur bedah tulang belakang. SMC juga telah memperkenalkan NAEOTOM Alpha, pemindai CT photon-counting pertama di Malaysia.

Sistem ini memberikan penjabaran dengan detail sangat tinggi serta efisiensi dosis yang lebih baik, mendukung penilaian yang lebih presisi di bidang onkologi, kardiologi, dan perawatan vaskular. Kapabilitas klinis ini dilengkapi dengan Inpatient Pharmacy Automation System dan Outpatient Pharmacy Automation System, yang
meningkatkan akurasi pemberian obat, manajemen inventori, efisiensi operasional, serta keselamatan pasien.

Laboratorium Hematologi Khusus rumah sakit ini juga menjadi salah satu pembeda utama yang menyediakan diagnostik lanjutan, pemrosesan sel punca, dan kriopreservasi. SMC juga merupakan rumah sakit swasta pertama di Malaysia yang menawarkan extracorporeal photopheresis, sebuah terapi khusus untuk komplikasi tertentu terkait gangguan darah dan transplantasi sel punca.

Selain centres of excellence utama di bidang Kardiologi, Onkologi, Neurologi, Gastroenterologi, dan Ortopedi - yang dikenal sebagai "CONGO" - SMC telah
menjadikan pediatri sebagai fokus utama lainnya. SMC adalah rumah sakit swasta pertama di Malaysia dengan Departemen Gawat Darurat Anak khusus, serta yang
pertama mendirikan TRoom di Asia Tenggara, menggunakan teknologi imersif untuk mendukung anak-anak dengan masalah perkembangan atau child development.

Rumah sakit ini menyediakan salah satu layanan pediatri paling komprehensif di kawasan Asia Tenggara, dengan 56 spesialis yang mencakup 28 subspesialisasi, memungkinkan penanganan mulai dari penyakit anak yang umum hingga kasus kompleks seperti kanker, jantung, neurologi, pencernaan, bedah, dan ortopedi.

Pembukaan gedung ke-6 rumah sakit, Tower F, telah memperluas kapasitas pediatri di SMC melalui kamar khusus anak-anak berkonsep child-friendly agar pasien anak-anak merasa aman dan tenang sepanjang rawatan. Gedung ini juga akan menyediakan kamar khusus pasien kanker darah anak pada tahap kedua pembukaan Gedung Tower F. Hal ini secara tidak langsung memperkuat akses terhadap perawatan spesialis bagi anak-anak dengan kanker dan gangguan darah.

"Anak-anak membutuhkan perawatan yang tidak hanya menjawab kebutuhan medis mereka, tetapi juga kesejahteraan emosional mereka dan keluarga. Dengan menggabungkan keahlian subspesialis yang luas, kapabilitas terapi canggih, serta lingkungan yang dirancang khusus, kami berupaya memberikan perawatan
komprehensif dan penuh kasih sayang bagi anak-anak, sekaligus memberikan keyakinan lebih besar bagi orang tua sepanjang perjalanan perawatan," kata Erica.

Pasien asal Indonesia mewakili lebih dari 50% volume pasien internasional SMC. Untuk mendukung kebutuhan mereka, rumah sakit menyediakan bantuan menyeluruh - mulai dari koordinasi kasus sebelum kedatangan dan janji temu dengan spesialis, hingga transportasi, rawat inap, pengaturan asuransi, layanan interpretasi, perpanjangan visa,serta dukungan evakuasi medis.

Berlokasi di kota mandiri Sunway City yang memberikan pengalaman berbeda kepada pasien karena terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung. Pasien dan keluarga tidak hanya mendapatkan layanan medis, tetapi juga akses mudah ke akomodasi, pusat perbelanjaan, kuliner, transportasi, serta fasilitas Kesehatan.

Selain itu, keberadaan Sunway Sanctuary sebagai pusat hunian aktif untuk pensiunan juga menyediakan akomodasi khusus bagi pasien internasional dan keluarga sepanjang rawatan. Hal ini menjadikan pengalaman perawatan lebih holistik - bukan hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga kenyamanan dan dukungan menyeluruh sepanjang perjalanan pasien.

"Teknologi dan infrastruktur memang penting, tetapi nilai sebenarnya terletak pada bagaimana hal tersebut meningkatkan keseluruhan perjalanan pasien. Fokus kami adalah menggabungkan keahlian klinis, dukungan terkoordinasi, dan lingkungan terpadu sehingga pasien dan keluarga merasa mendapatkan informasi, dukungan, serta perhatian - mulai dari pertanyaan pertama hingga perawatan, pemulihan, dan tindak lanjut," ujar Erica.

Pendekatan SMC di Sunway City ini mendukung prioritas regional yang lebih luas untuk memperkuat sistem kesehatan, memperluas akses terhadap layanan berkualitas, serta mendorong kolaborasi kesehatan yang lebih erat di seluruh Asia Tenggara.

(miq/miq) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |