Suami Taylor Swift, Travis Kelce Jadi Korban Investasi Bodong Rp590 M

3 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemain NFL Travis Kelce dilaporkan menjadi salah satu korban dalam skema Ponzi yang merugikan sejumlah investor hingga US$35 juta atau sekitar Rp580 miliar.

Kelce disebut sebagai salah satu korban penipuan yang dijalankan Siddarth Jawahar. Namun, jumlah kerugian yang dialami Kelce secara pribadi belum diungkap ke publik.

Kasus tersebut kembali menjadi sorotan setelah pekan pertama musim NFL. Jawahar disebut menghimpun lebih dari US$35 juta dari para investor melalui skema tersebut.

"Travis Kelce disebut sebagai korban dalam skema Ponzi besar yang menghimpun lebih dari US$35 juta dari investor. Kerugian pribadi Kelce belum diungkap ke publik," demikian laporan Fox News mengutip Yahoo Sport, Kamis (17/9/2026).

Jawahar telah ditangkap dan mengaku bersalah atas tiga dakwaan penipuan melalui sarana komunikasi elektronik atau wire fraud. Pria berusia 38 tahun tersebut kemudian dijatuhi hukuman 11 tahun penjara federal.

Selain hukuman penjara, Jawahar diperintahkan membayar restitusi lebih dari US$31 juta kepada para korban, termasuk Kelce dan investor lainnya.

Kelce sendiri merupakan salah satu pemain tight end paling sukses dalam sejarah NFL. Sepanjang kariernya, dia dilaporkan telah mengantongi pendapatan sekitar US$111,1 juta dari kontrak bermain.

Meski demikian, belum diketahui berapa besar dana yang ditanamkan Kelce dalam investasi tersebut. Oleh sebabnya, belum dapat dipastikan pula berapa banyak uang yang nantinya bisa kembali melalui pembayaran restitusi.

Fans Singgung Taylor Swift

Kabar Kelce menjadi korban penipuan investasi langsung ramai diperbincangkan penggemar di media sosial. Sejumlah warganet bahkan menyeret nama Taylor Swift dan melontarkan lelucon mengenai reaksi penyanyi tersebut setelah mengetahui Kelce menjadi korban skema Ponzi.

"Saya rela membayar untuk mendengar rekaman saat Travis memberi tahu Taylor bahwa dia ditipu dan kehilangan banyak uang," tulis salah satu penggemar.

Penggemar lainnya bercanda mengenai modus penipuan yang kerap meminta korban membeli kartu hadiah dalam jumlah besar. Ada pula warganet yang membandingkan keputusan investasi Kelce dengan Swift, yang selama ini dikenal memiliki kerajaan bisnis bernilai besar dan berstatus miliarder.

Meski menjadi bahan perbincangan di media sosial, Kelce berpeluang mendapatkan kembali sebagian uangnya melalui restitusi yang diperintahkan pengadilan. Namun, besarnya dana yang dapat dikembalikan masih belum diketahui karena nilai investasi Kelce dalam skema tersebut tidak dipublikasikan.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |