Sinta Wahid Bicara Merawat Kebangsaan: Negara Itu Anak, Ibu Pembimbingnya

3 hours ago 9

Jakarta -

Istri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid, menggelar halalbihalal bersama aktivis perempuan di kediamannya kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan. Sinta Wahid bicara soal merawat kebangsaan.

Awalnya, Sinta Wahid mengatakan pentingnya menjalin silaturahmi. Dia menilai, tanpa silaturahmi, lingkungan sosial tidaklah sehat dan dapat mengganggu psikologis.

"Melalui silaturahmi, manusia dapat membangun relasi dengan sesama, menampilkan ekspresi diri, berinteraksi dan berkomunikasi dengan sesama manusia. Apapun agamanya, apa pun status dan strata sosialnya, seseorang berhak melakukan dan menerima silaturahmi," ujar Sinta Wahid di hadapan aktivis perempuan yang hadir, Kamis (2/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sinta Wahid pun berterima kasih kepada tamu yang datang bersilaturahmi. Dia berharap pertemuan ini memberikan manfaat di dunia.

"Semoga kita semua akan menjadi umat yang sabar, menjadi ibu-ibu teladan yang akan menjaga anak-anaknya. Karena saya, terus terang selama... selama bulan puasa, selain mengajarkan tentang makna dan hakikat puasa yang sebenarnya, saya juga sekaligus merawat Kebhinnekaan dan juga merawat ikrar para bangsa, anggota bangsa Indonesia agar terikat mereka untuk tetap menjaga bangsa dan negara, tetap terpaku di hati masing-masing," ujarnya.

Sinta Wahid mengatakan hal itu yang dia lakukan setiap bulan puasa. Dia menilai bulan Ramadan bukan hanya tentang agama, melainkan juga tentang negara dan bangsanya.

"Mudah-mudahan dengan adanya ikrar yang kuat dari bangsa kita, apalagi ibu-ibu yang akan menjaga, yang akan memberikan kedaulatan dan tauladan kepada anak-anaknya.... Karena, tanpa itu, negara siapa yang akan merawat negaranya kalau bukan kita sendiri," jelasnya.

"Negara itu adalah anak-anak kita sendiri, dan siapa yang akan membimbing mereka? Tidak lain adalah ibu-ibu perkasa, ibu-ibu yang hebat. Saya kira itu mohon maaf lahir dan batin," sambung Sinta Wahid.

(tsy/idn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |