Satgas Haji Dibentuk hingga Tingkat Polres, Cegah Potensi Tindak Pidana

11 hours ago 1

Jakarta -

Satgas Haji yang dibentuk Polri dan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggelar rapat hari ini. Salah satu yang dibahas adalah pencegahan tindak pidana penyelenggaraan haji.

"Satgas Haji ini dibentuk sampai ke jajaran tingkat polres. Dalam hal ini, kami berkolaborasi dengan Kementerian Haji itu sampai ke tingkat bawah itu ada Kepala Kantor Haji ya, Kepala Kantor di tingkat kabupaten/kota," ujar Wakabaintelkam Polri Irjen Nanang Rudi Supriatna dalam jumpa pers di Mabes Polri, Senin (20/4/2026).

Nanang juga menerangkan satgas tersebut dibentuk untuk menjamin, memberikan pelayanan keamanan kepada para calon jemaah, serta mencegah tindak pidana dalam penyelenggaraan haji.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada beberapa hal yang kita bicarakan, khususnya kita membicarakan beberapa hal teknis. Yang tujuannya bahwa kami, Satgas Haji ini dibentuk untuk menjamin dan memberikan pelayanan keamanan kepada para calon jemaah," jelasnya.

"Kemudian, juga kami mencegah terjadinya tindak pidana dalam hal ini dalam pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji," tambahnya.

Dirjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Harun Al Rasyid menambahkan, Mabes Polri memiliki komitmen kuat membantu Kemenhaj membentuk Satgas Haji terkait pencegahan dan penindakan tindak pidana penyelenggaraan haji dan umrah ini.

"Memang kami tidak bisa sendiri di dalam hal ini, makanya dukungan penuh dari kawan-kawan di kepolisian ini sangat kami butuhkan. Agar ke depan terkait dengan upaya-upaya pencegahan maupun penindakan terhadap tindak pidana dalam penyelenggaraan haji dan umrah ini bisa kita tegakkan," ujar Harun.

Kemenhaj menerima setidaknya 20 kasus yang dilaporkan terkait haji. Dia mengatakan hal ini membutuhkan penanganan serius untuk mempercepat efek jera agar laporan tersebut segera ditindak.

"Karena beberapa kasus ya, tidak kurang dari 20 kasus yang masuk dilaporkan ke Kementerian Haji per harinya. Ini membutuhkan penanganan yang serius dan cepat agar kemudian ada efek jera ya sehingga laporan-laporan ini di masa yang akan datang bisa diminimalisir maupun dicegah dan bahkan mungkin dilakukan penindakan ya," tuturnya.

Harun menyampaikan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas dukungan terbentuknya satgas haji. Dia berharap adanya satgas bisa mempercepat tindak pidana dan terukur.

"Mudah-mudahan Satgas ini bisa bekerja dengan cepat dan terukur sehingga bisa meminimalisir kejahatan-kejahatan di bidang haji dan umrah ini," tambahnya.

Bareksrim Polri mengimbau masyarakat terkait hotline pengaduan melalui nomor 0812-188-991-91 apabila ada hal-hal atau indikasi penipuan terkait penyelenggaraan haji.

(dvp/idn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |