Sah! Emiten Prajogo Pangestu-Glencore Akuisisi Kilang Shell Singapura

19 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) telah resmi mengakuisisi saham kilang Shell Singapore Pte Ltd (SSPL).

Berdasarkan rilis dalam Keterbukaan Informasi BEI, TPIA dan Glencore mengumumkan selesainya akuisisi saham Shell Singapore Pte Ltd (SSPL) di Shell Energy and Chemicals Park (SECP) di Singapura.

Akuisisi ini dilakukan melalui CAPGC Pte Ltd, perusahaan patungan antara Chandra Asri Capital Pte Ltd, anak usaha Chandra Asri Group, dan Glencore Asian Holdings Pte Ltd, anak usaha Glencore.

Kesepakatan ini diselesaikan melalui pembelian saham di Aster Chemicals and Energy Pte Ltd (Aster), anak usaha yang sepenuhnya dimiliki oleh Shell Singapore Pte Ltd.

Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, mengatakan akuisisi ini menandai pencapaian Chandra Asri Group dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia, serta mendukung pertumbuhan industri kimia nasional.

"Dengan memperluas jejak strategis melalui Aster, kami memastikan ketersediaan sumber daya vital bagi negara serta berkontribusi pada stabilitas ekonomi jangka panjang dan daya saing global Indonesia," ujar Erwin, dikutip dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (3/4/2025).

Kawasan energi dan kimia tersebut mencakup kilang dengan kapasitas pemrosesan 237.000 barel minyak mentah per hari, Ethylene Cracker berkapasitas 1,1 juta metrik ton per tahun di Pulau Bukom, serta aset kimia hilir di Pulau Jurong.

Fasilitas tersebut akan terus beroperasi di bawah Aster Chemicals and Energy Pte Ltd, dan karyawan di Aster akan tetap berada di bawah kepemilikan baru.

Managing Director Glencore Singapore, Quek Chin Thean, mengatakan akuisisi sejalan dengan strategi dalam berinvestasi pada aset berpotensi tinggi dan memperluas kehadiran di pasar utama.

"Perusahaan tetap berkomitmen untuk mendorong inovasi, keberlanjutan, dan keunggulan operasional di seluruh kegiatan bisnisnya," ujarnya.

Erwin menjelaskan, akuisisi Aster semakin memperkuat komitmen Chandra Asri Group dalam mendukung ketahanan energi Indonesia dan memenuhi permintaan yang terus meningkat terhadap produk kimia. Aster akan berperan sebagai pemasok utama produk kilang dan petrokimia untuk memenuhi kebutuhan domestik Indonesia.

Dengan memanfaatkan kilang kelas dunia dan pusat perdagangan Aster, Chandra Asri Group menurutnya akan memastikan ketersediaan produk minyak bumi yang krusial serta mengisi kesenjangan pasokan bahan kimia utama, termasuk MEG, Polyols, dan berbagai monomer.

Langkah ini menurutnya akan memperkuat ketahanan energi Indonesia sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor.

Selain itu, optimalisasi perdagangan antara Indonesia dan Singapura akan menjadi aspek kunci dalam sinergi ini. Kolaborasi dalam rantai pasok, mulai dari pengadaan bahan baku seperti Naphta hingga penjualan silang produk kilang (Pygas & MTBE), serta produk petrokimia (Ethylene, Propylene, dan Raff-1), akan semakin meningkatkan efisiensi dan keandalan pasokan, sehingga memberikan manfaat bagi kedua pasar.

Dia menyebut, akuisisi ini diperkirakan akan berdampak positif pada perekonomian Indonesia, dengan keuntungan yang dihasilkan dari Aster akan direpatriasi dan diinvestasikan kembali untuk mendukung pengembangan Chandra Asri Group, serta memperkuat neraca pembayaran Indonesia.

Selain itu, ekspansi ini akan menciptakan 200 peluang kerja baru di Indonesia melalui pendirian perusahaan yang akan mengelola operasi backend Aster.

"Ekspansi Chandra Asri Group di kawasan ASEAN akan semakin meningkatkan efisiensi ekonomi, yaitu dengan memanfaatkan proyeksi pertumbuhan di kawasan. Kemitraan yang berkolaborasi dengan Glencore juga turut mendorong inovasi, pertukaran pengetahuan, dan transfer teknologi yang akan memperkuat kedua perusahaan," tuturnya.

"Dengan memanfaatkan keunggulan operasional dan praktik terbaik, kemitraan ini akan memperkuat daya saing global Indonesia, mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin dalam praktik industri yang maju," tandasnya.


(wia)

Saksikan video di bawah ini:

Video: IHSG Lagi Diskon "Gede-gedean!"

Next Article Anak Usaha Emiten Prajogo Dikabarkan Mau IPO, Manajemen Buka Suara

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |