Ribuan Jemaat Khidmat Ikuti Misa Minggu Paskah di Katedral Jakarta

3 hours ago 3

Jakarta -

Ribuan jemaat mengikuti misa Minggu Paskah di Gereja Katedral Jakarta pada akhir Pekan Suci hari ini. Katedral Jakarta mengajak seluruh umat untuk menjadi Manusia Paskah.

Pantauan detikcom di lokasi, Minggu (5/4/2026) misa terakhir hari ini dimulai pukul 17.00 WIB. Misa dimulai dengan perarakan, kemudian imam melakukan pemberkatan air baptis dan percikan air suci kepada umat.

Misa Minggu Paskah di Gereja Katedral Jakarta, Minggu (5/4/2026)Misa Minggu Paskah di Gereja Katedral Jakarta, Minggu (5/4/2026) Foto: Taufiq Syarifudin/detikcom

Suasana berlangsung khidmat, umat yang hadir mengikuti seluruh rangkaian misa. Lantunan kidung diikuti dengan seksama oleh para jemaat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Misa ini dipimpin Romo Makarius Maharsono S.J. Ada sekitar 1.750 jemaat yang memadati Gereja Katedral Jakarta.

Hari ini, sudah terselenggara dua misa. Ada Misa Pontifikal yang dipimpin langsung oleh Kardinal Ignatius Suharyo dengan dihadiri 3.000 umat.

Kemudian misa kedua merupakan Misa Keluarga dipersembahkan oleh Romo Yohanes Deodatus S.J. Misa ini banyak dihadiri oleh anak-anak dari Bina Iman.

"Tadi juga saya mengutip dari Bapak Kardinal pesan bahwa mengucapkan Selamat Paskah dan juga sekaligus juga mengajak umat untuk menjadi 'Manusia Paskah'. Manusia Paskah yang tidak hanya hari Paskah saja, namun setiap hari bisa dilaksanakan menjadi Manusia Paskah, yaitu dari kegelapan beralih menjadi terang supaya bisa menjadi terang bagi sesama," ujar Juru Bicara Gereja Katedral Jakarta Susyana Suwadie kepada wartawan.

Misa Minggu Paskah di Gereja Katedral Jakarta, Minggu (5/4/2026)Juru Bicara Gereja Katedral Jakarta Susyana Suwadie Foto: Taufiq Syarifudin/detikcom

Susyana menyebut tema Paskah pada pekan suci ini adalah 'Kepedulian Kepada Keutuhan Alam Ciptaan'. Hal ini bermakna mengajak umat untuk melakukan tobat ekologis.

"Dari penyebutan tadi Bapak Kardinal, bahwa bumi kita tidak baik-baik saja. Maka perlu peran aktif dari para umat untuk bisa melakukan pertobatan ekologis," imbuhnya.

(tsy/fas)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |