Jakarta, CNBC Indonesia - Tahun baru sudah dimulai dan terdapat satu resolusi yang mungkin bisa Anda selipkan untuk 2026, yakni terlibat secara aktif dengan pasangan untuk keuangan Anda berdua.
Presiden dan pendiri Bone Fide Wealth, Douglas A. Boneparth mengungkapkan hal ini bisa jadi komitmen paling berdampak yang bisa dibuat. Namun sayangnya sudah hilang pada banyak hubungan.
Pengelolaan keuangan yang hanya dilakukan salah satu orang saja akan berdampak cukup besar dalam hubungan. Dia merujuk jika sesuatu terjadi pada pasangan akan menyulitkan diri sendiri.
"Menyerahkan pengelolaan keuangan pada salah satu pasangan membuat keluarga rentan. Jika sesuatu terjadi pada orang yang mengelola semuanya (sakit, meninggal atau perceraian), pasangan lainnya akan kesulitan," jelasnya dikutip CNBC Internasional, Kamis (1/1/2026).
Dia menceritakan kerap bertemu satu klien saja saat melakukan pertemuan perencanaan keuangan. Sementara pasangannya, para klien mengungkapkan terlalu sibur, tidak tertarik, khawatir atau kewalahan untuk bergabung dalam pertemuan.
Terkait perencanaan tersebut, Boneparth menegaskan soal komunikasi yang efektif. Beberapa hal lain juga perlu dilakukan untuk bisa membuat perencanaan keuangan sebagai pasangan, berikut rangkumannya:
1. Bahas Semua Hal
Anda dan pasangan perlu meluangan waktu dan tempat untuk membahas semuanya. Pastikan pertemuan dilakukan dengan bebas gangguan apapun.
Bahas semua hal dalam pertemuan itu, misalnya apakah memiliki akses ke akun hingga pengelolaan semua password akun.
Sebagai pasangan, Anda berdua juga perlu memiliki pemahaman dasar soal kekayaan bersih. Jangan lupa tinjau soal apapun yang didapatkan, miliki, hutang dan yang diinginkan ke depannya.
2. Jadwalkan Tugas dan Tujuan
Tanyakan pada diri sendiri dan pasangan apakah memiliki waktu melakukan yang diinginkan dan dibutuhkan. Atur ulang semua tanggung jawab dan mengalihkan tugas yang kurang penting.
3. Buat Jadwal Rutin
Anda berdua juga perlu menetapkan jadwal rutin membahas keuangan. Misalnya lakukan selama tiga bulan sekali, untuk memberikan cukup waktu antar pertemuan dan mengenali adanya kemajuan.
4. Sesuaikan dengan Pengetahuan Pasangan
Masalah keuangan yang diberikan pada satu orang terkadang karena pasangannya tidak terlalu mengetahui soal hal itu. Anda perlu melakukan pendekatan dengan gaya dan pengetahuan yang diketahui pasangan, tanyakan metode apa yang sesuai.
5. Minta Bantuan Pihak Ketiga Jika Diperlukan
Anda dan pasangan juga bisa meminta bantuan pihak ketiga untuk membahas keuangan. Misalnya berbicaralah dengan penasihat keuangan atau terapis netral yang ahli pada keuangan.
Pihak ketiga tersebut bisa berbicara tanpa bias, termasuk memberikan nasihat yang sesuai dengan situasi Anda.
(luc/luc)
[Gambas:Video CNBC]


















































