Penampakan Kota Luluh Lantak Dihajar Hujan Deras Berhari-hari

2 hours ago 1
Warga membersihkan jalan setelah hujan lebat menyebabkan lingkungan tersebut tergenang lumpur dan puing-puing, di Arequipa, Peru, 19 Februari 2026. (REUTERS/Oswald Charca)

Warga membersihkan jalan yang dipenuhi lumpur dan puing setelah hujan deras melanda Arequipa, Peru. Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah selatan negara itu sejak Kamis memicu banjir dan tanah longsor, menewaskan sedikitnya dua orang serta menyebabkan kerusakan luas. (REUTERS/Oswald Charca)

Warga membersihkan jalan setelah hujan lebat menyebabkan lingkungan tersebut tergenang lumpur dan puing-puing, di Arequipa, Peru, 19 Februari 2026. (REUTERS/Oswald Charca)

Dilansir Reuters, Sabtu (21/2/2026) menurut laporan media nasional dan otoritas setempat, hujan deras membanjiri kawasan permukiman dan mengubah sejumlah ruas jalan menjadi aliran lumpur. Kendaraan dilaporkan terjebak, sementara infrastruktur mengalami kerusakan parah. (REUTERS/Oswald Charca)

Warga membersihkan jalan setelah hujan lebat menyebabkan lingkungan tersebut tergenang lumpur dan puing-puing, di Arequipa, Peru, 19 Februari 2026. (REUTERS/Oswald Charca)

Korban jiwa terdiri dari seorang pria yang tersambar petir dan seorang perempuan lanjut usia yang meninggal dunia setelah sungai meluap dan merendam wilayah tempat tinggalnya. (REUTERS/Oswald Charca)

Warga membersihkan jalan setelah hujan lebat menyebabkan lingkungan tersebut tergenang lumpur dan puing-puing, di Arequipa, Peru, 19 Februari 2026. (REUTERS/Oswald Charca)

Dari gambar drone dari Distrik Cayma memperlihatkan jalan-jalan tertutup lumpur tebal. Sebuah traktor tampak dikerahkan untuk membersihkan material yang menyumbat akses utama. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Warga membersihkan jalan setelah hujan lebat menyebabkan lingkungan tersebut tergenang lumpur dan puing-puing, di Arequipa, Peru, 19 Februari 2026. (REUTERS/Oswald Charca)

Di sejumlah titik di Arequipa, tumpukan puing dan lumpur terlihat mengelilingi kendaraan yang terseret arus. Warga berjalan menembus genangan air di jalanan sambil berupaya memompa air keluar dari rumah mereka. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Warga membersihkan jalan setelah hujan lebat menyebabkan lingkungan tersebut tergenang lumpur dan puing-puing, di Arequipa, Peru, 19 Februari 2026. (REUTERS/Oswald Charca)

Otoritas setempat terus melakukan penanganan darurat dan pendataan kerusakan akibat cuaca ekstrem tersebut. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |