Jakarta, CNBC Indonesia - Bulgaria resmi mencatatkan sejarah dengan bergabung ke dalam zona euro per hari ini, Kamis (1/1/2026). Perayaan meriah dengan kembang api dan tampilan koin euro raksasa di fasad gedung Bank Sentral Bulgaria di Sofia menandai berakhirnya penggunaan mata uang Lev yang kini resmi menjadi sejarah.
Dengan masuknya Bulgaria, jumlah warga Eropa yang menggunakan mata uang tunggal tersebut kini melampaui 350 juta orang. Bulgaria menjadi anggota zona euro ke-21, menyusul langkah Kroasia yang terakhir kali bergabung pada Januari 2023 lalu.
Bagi warga Bulgaria, transisi ini berarti perubahan nilai nominal uang mereka secara langsung. Sebagai gambaran, warga yang memiliki simpanan sebesar 10.000 leva kini akan melihat saldo mereka berubah menjadi sekitar 5.100 euro.
Selain kemudahan bertransaksi bagi turis dan pelaku usaha, menjadi anggota zona euro memberikan posisi strategis bagi Bulgaria dalam peta kebijakan moneter Eropa. Bulgaria kini mendapatkan kursi resmi di Dewan Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) yang memiliki hak suara dalam penetapan suku bunga di kawasan tersebut.
"Harapan saya terhadap euro sangat positif. Kita akan mendapat manfaat dari ini, terutama bagi siapa saja yang sering bepergian tidak akan ada lagi masalah penukaran mata uang," ujar Antonia Tsvetkova, seorang pengusaha perhiasan di Sofia kepada Reuters.
Meski komunitas bisnis sangat mendukung langkah ini, transisi ke euro dilakukan di tengah situasi politik domestik yang masih bergejolak. Bulan lalu, pemerintah Bulgaria mengundurkan diri menyusul aksi protes besar-besaran terkait rencana kenaikan pajak.
Jajak pendapat menunjukkan bahwa opini publik masih terbelah. Sebagian warga Bulgaria merasa khawatir bahwa adopsi euro akan memicu kenaikan harga barang dan jasa (inflasi) yang lebih tinggi di tengah krisis biaya hidup.
Masuknya negara Balkan dengan populasi 6,7 juta jiwa ini ke dalam zona euro merupakan kulminasi dari upaya panjang sejak mereka bergabung dengan Uni Eropa pada tahun 2007 silam. Keanggotaan ini diharapkan dapat memperdalam integrasi ekonomi Bulgaria dengan pasar tunggal Eropa dan menarik lebih banyak investasi asing langsung (FDI).
(tps/sef)
[Gambas:Video CNBC]


















































