Rahasia Sunway Medical Centre Sunway City Jadi RS Nomor 1 di Malaysia

2 hours ago 1

Kuala Lumpur, CNBC Indonesia - Sunway Medical Centre Sunway City tercatat sebagai rumah sakit (RS) nomor 1 di Malaysia versi Newsweek's World's Best Hospitals. Prestasi itu telah bertahan selama tiga tahun secara berturut-turut sejak tahun 2024. Sementara secara global, RS yang berlokasi di Sunway City, Kuala Lumpur, berada di urutan 260 (Tahun 2024), urutan 193 (Tahun 2025), dan urutan 138 (Tahun 2026).

Dalam perbincangan dengan CNBC Indonesia bersama empat jurnalis asal Indonesia di Sunway Medical Centre Sunway City, Kamis (27/8/2026), Managing Director Sunway Healthcare Group Dr. Khoo Chow Huat membagikan rahasia di balik pencapaian tersebut.

"Kami adalah RS swasta terbesar di Malaysia. Kami berusaha untuk selalu memperoleh peralatan kesehatan terbaru seperti Photon-Counting CT (teknologi mutakhir dari Siemens Healthineers yang menghitung setiap foton sinar-X secara individu untuk menghasilkan gambar medis yang sangat jernih)," ujar Dr. Khoo.

"Kami yang pertama di Malaysia yang memiliki peralatan tersebut. Dan ini menambah nilai kepada para pelanggan karena lebih cepat, lebih jelas, radiasi yang lebih sedikit, meskipun secara biaya lebih, tapi bagi pasien tentu penting," lanjutnya.

Menurut Dr. Khoo, Sunway Medical Centre Sunway City juga memiliki fasilitas berteknologi tinggi seperti OPAS (The Outpatient Pharmacy Automation System) dan IPAS (Inpatient Pharmacy Automation System). Ini adalah sistem robotik yang otomatis memproses resep dan pengambilan obat rawat jalan.

"Ini juga penting bagi pasien meskipun kami berinvestasi besar untuk ini. Sekarang petugas farmasi pun tidak perlu menghabiskan waktu untuk memilih obat, mereka bisa menggunakan waktunya untuk menjelaskan terkait obatnya kepada pasien. Saya pikir ini juga penting bagi pasien," kata Dr. Khoo.

Oleh karena itu, menurut dia, investasi dari perspektif manajemen adalah sesuatu yang baik bagi pasien. Dr. Khoo pun memastikan bahwa Sunway Medical Centre selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien.

"Dari sana Anda bisa melihat pencapaian kami dari sisi peringkat di mana kami menempati urutan 138. Kami berusaha agar peringkatnya lebih tinggi lagi ke depan," ujar Dr. Khoo.

Selain peralatan, lanjut dia, Sunway Medical Centre Sunway City juga memiliki keunggulan dari sisi dokter. Hampir 400 dokter spesialis yang berpraktek di sini. Bahkan untuk kedokteran anak, terdapat hampir 50 dokter spesialis dan dokter subspesialis anak, sesuatu yang tidak akan ditemukan di RS lain di Malaysia.

"Bahkan di Singapura, KK Women's and Children's Hospital (KKH) (RS terkemuka di Singapura yang khusus melayani kesehatan wanita, anak-anak, dan bayi baru lahir) tidak dapat menyamai kami. Dari sisi rasio kami lebih komprehensif dibandingkan RS umum," kata Dr. Khoo.

"Itu yang ingin kami hadirkan, RS yang komprehensif dengan peralatan terbaik. Termasuk bagi masyarakat Indonesia yang ingin menyembuhkan penyakit yang diderita, RS ini adalah tempat yang terbaik," lanjutnya.

Dalam wawancara terpisah, CEO Sunway Medical Centre Sunway City Erica Lam memaparkan berbagai langkah untuk mempertahankan posisi Sunway Medical Centre Sunway City sebagai RS swasta terbaik di Malaysia. Hal itu dipaparkan Erica di The Library Sunway Sanctuary, Jumat (28/8/2026).

"Pertama, kita tidak boleh jauh dari core value, yaitu melayani pasien dengan baik. Ketika melayani pasien, kita berinvestasi dalam inovasi kesehatan, sumber daya manusia, fasilitas. Semua ini akan menarik pasien lebih banyak," katanya.

Keunggulan lain Sunway Medical Centre Sunway City, menurut dia, adalah lokasinya yang berada di Sunway City. One Stop Center In a Way.

"Apabila dibandingkan dengan RS lain, mungkin mereka baik, tapi mereka tidak memiliki ekosistem pendukung RS," ujarnya.

Erica lantas mengungkapkan teknologi demi teknologi yang dimiliki Sunway Medical Centre Sunway City seperti IPAS, OPAS hingga rencana penerapan precision medicine. Tujuannya untuk menghadirkan pengobatan yang lebih personal kepada setiap pasien. Untuk itu, lanjut Erica, Sunway Medical Centre Sunway City harus berinvestasi kepada SDM kesehatan terbaik agar mampu memaksimalkan teknologi.

Terlepas dari berbagai keunggulan yang dimiliki Sunway Medical Centre Sunway City, Erica menjelaskan masih banyak target yang ingin dicapai manajemen ke depan. Ia pun menjelaskan secara filosofis.

"Jika kamu merasa bahwa kamu adalah yang terbaik, maka kamu bukan yang terbaik. Teknologi akan terus berkembang. Saya tidak mengetahui 10 tahun ke depan, teknologi apa yang terbaru selepas AI (artificial intelligence atau kecerdasan buatan)," kata Erica.

"Tapi kami akan terus mengejarnya. Melampui gedung, melampaui peralatan, pada akhirnya semua akan kembali kepada pasien. Aspek yang kami perjuangkan sekarang adalah pengalaman pasien," lanjutnya.

Ia mencontohkan penanganan terhadap pasien internasional, termasuk asal Indonesia. Sunway Medical Centre Sunway City merupaya menghadirkan one stop experience sejak mereka menghubungi Sunway Medical Centre Sunway City melalui berbagai saluran komunikasi.

"Terdapat tim kami yang mengelola semua permintaan pasien. Ketika pasien tiba di bandara, pasien akan memperoleh sambutan hangat dari tim kami. Dan jika pasien menginginkan, kami akan menempatkan mereka di tempat Anda berada sekarang (Sunway Sanctuary), satu lokasi dengan RS," ujar Erica.

Menurut dia, Sunway Medical Centre Sunway City juga memiliki penerjemah yang didedikasikan untuk pasien internasional. Kemudian, menurut Erica, selalu ada petugas yang berada di sisi pasien sampai pasien dinyatakan sembuh dan dipulangkan ke rumah. Jika diperlukan, tim kami akan mendukung pasien untuk terhubung dengan RS di tempat tinggal pasien.

"Ini adalah sesuatu yang penting bagi orang asing yang datang ke Malaysia untuk menjalani pengobatan. Semua langkah kecil di sini, kami berusaha melakukan yang terbaik yang kami bisa. Jadi ini yang terpenting, tidak peduli berapa tahun berlalu, berapa banyak teknologi yang dimiliki," kata Erica.

Chief Financial Officer Sunway Healthcare Group Chelsea Cheng menambahkan, manajemen terus melakukan inovasi dari sisi teknologi untuk menunjang pelayanan pasien.

"Apps kami bisa memungkinkan pasien mengecek data terkait pemeriksaan secara real time. Seperti berapa besar biaya yang dikenakan terhadap jasa karena ini berkaitan dengan kemampuan keuangan. Informasi real time ini penting bagi pasien," kata Chelsea.

"Data lain misalnya terkait medical record (data medis), pasien bisa membawa ke mana saja. Terdapat data tertentu yang dapat dilihat di apps seperti hasil radiologi, hasil lab tertentu, tidak semuanya ada di sana. Semua ini menghadirkan pengalaman yang baik bagi pasien," lanjutnya.

Hal lain yang krusial, menurut Chelsea, adalah waktu tunggu pasien di RS. Untuk itu, manajemen berusaha mengurangi waktu tunggu pasien seperti ketika mengurus admission atau menunggu kepulangan.

"Kami juga terus memperbaiki proses di internal kami, dibantu dengan digitalisasi," ujar Chelsea.

Sebagaimana Erica, Chelsea juga menekankan pentingnya keberadaan international patient centre. Menurut dia, setiap pasien akan memperoleh pengalaman yang menyenangkan.

"Kami selalu mengedepankan patient journey. Jika kami menempatkan diri dalam posisi mereka, maka kita mengetahui apa yang akan kita lalui. Ketika kita mengetahui apa yang akan mereka lalui, kami mencoba meningkatkan pelayanan," kata Chelsea.

"Untuk itu, kami memiliki tim yang didedikasikan untuk mengurus setiap permintaan pasien. Hal ini sangat penting karena pasien belum datang ke Malaysia. Mungkin mereka juga belum mengetahui Sunway City. Oleh karenanya kami harus memberikan impresi melalui tim kami," lanjutnya.

Keberadaan Sunway Sanctuary, menurut Chelsea, juga sangat penting untuk keluarga yang mendampingi pasien. Ini merupakan pelayanan unik yang tidak bisa diduplikasi RS lain. Chelsea pun merasa pasien akan merasakan pelayanan berbeda di Sunway Medical Centre Sunway City.

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |