Ribuan keluarga mendatangi rumah sakit di Kathmandu untuk mencari kejelasan nasib anggota keluarga yang hilang akibat banjir bandang.
Ribuan keluarga mendatangi rumah sakit di Kathmandu untuk mencari kejelasan nasib anggota keluarga yang hilang akibat banjir bandang mematikan di wilayah perbatasan Nepal dan Tibet, Sabtu (29/8/2026). (REUTERS/Monika Malla)
Dinding gerbang rumah sakit pemerintah tersebut kini berubah menjadi tempat penempelan lembaran foto warga yang dilaporkan hilang. (REUTERS/Monika Malla)
Keluarga korban membawa foto bercetak hingga menunjukkannya lewat layar ponsel, berharap ada kejelasan mengenai nasib kerabat mereka yang terseret arus air bandang dan lumpur. (REUTERS/Monika Malla)
Rasa trauma dan duka mendalam membuat tak sedikit warga tak sanggup melihat daftar atau foto-foto korban meninggal yang dipajang. (REUTERS/Sabrina Dangol)
Bencana banjir bandang ini disebabkan oleh runtuhnya gletser di pegunungan Himalaya yang memicu terjangan hebat batu, es, serta lumpur deras ke aliran Sungai Bhotekoshi dan wilayah sekitarnya. Terjangan air bah tersebut merusak infrastruktur, memutus jalur komunikasi, serta meratakan permukiman warga dan pos perbatasan. (REUTERS/Monika Malla)


















































