Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
30 August 2026 15:30
Jakarta, CNBC Indonesia - Masyarakat di dunia tentunya ingin mencari tempat tinggal yang relatif aman, terutama dari tindak kejahatan. Tak hanya menjadi tempat tinggal, banyak orang juga mencari wilayah yang sangat aman dikunjungi untuk sekadar berwisata.
Keamanan menjadi salah satu faktor penting ketika seseorang memilih tempat tinggal, tujuan wisata, atau lokasi untuk melanjutkan karier.
Negara-negara dengan tingkat keamanan tinggi biasanya menawarkan kualitas hidup yang baik, infrastruktur stabil, serta lingkungan sosial yang damai.
Numbeo yang merupakan sebuah data base yang membuat peringkat kota-kota di dunia berdasarkan statistik. Berdasarkan data dari Indeks Numbeo 2026, ada beberapa kota yang relatif aman ditinggali atau dikunjungi. Begitu juga ada kota yang berisiko untuk ditinggali atau dikunjungi. Berikut ini daftarnya.
Numbeo menggunakan skor yang didasarkan pada lima tahun data yang dikirimkan pengguna yang mencakup persepsi tentang kejahatan, keselamatan pribadi, kejahatan terhadap properti, dan kejahatan kekerasan. Namun, skor ini tidak mengukur tingkat kejahatan resmi atau paparan terhadap konflik geopolitik.
Dari kota yang paling aman, empat dari 10 kota teratas berada di Timur Tengah, termasuk dua di Arab Saudi yakni Riyadh dan Jeddah.
Laporan keamanan global terbaru dari Gallup memperkuat pola tersebut. Singapura memiliki persentase tertinggi di dunia untuk orang dewasa yang mengatakan mereka merasa aman berjalan sendirian di malam hari, yakni 98%, diikuti oleh Arab Saudi dengan 93% dan Uni Emirat Arab dengan 90%.
Asia mendominasi sisa peringkat 10 besar. Di luar Timur Tengah, setiap kota yang terwakili berada di Asia Timur atau Asia Tenggara, sementara kota-kota Eropa secara mencolok absen meskipun secara rutin memimpin peringkat kelayakan hidup global.
Sementara itu dari kota yang rawan untuk ditinggali atau dikunjungi, kebanyakan berasal dari Afrika dan Amerika Latin.
Brasil menyumbang empat dari 10 kota, sementara Afrika Selatan menyumbang tiga kota, termasuk Johannesburg dan Durban. Afrika Selatan juga memiliki salah satu tingkat pembunuhan tertinggi di dunia .
Data Gallup menunjukkan pola geografis yang serupa. Dari 10 negara di mana orang merasa paling tidak aman berjalan sendirian di malam hari, sembilan di antaranya berada di Afrika sub-Sahara atau Amerika Latin. Afrika Selatan menempati peringkat terendah secara global, dengan hanya 33% orang dewasa yang mengatakan mereka merasa aman berjalan sendirian di malam hari.
Peringkat rendah Guayaquil juga terjadi di tengah peningkatan tajam kekerasan. Provinsi Guayas, tempat kota itu berada, mencatat 4.106 kasus pembunuhan pada 2025, terbanyak di antara semua provinsi di Ekuador dan meningkat 26,5% dari 2024.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(chd/chd)


















































