Jakarta -
Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh dalam rangka jemput bola pelayanan administrasi kependudukan. Kegiatan ini dilakukan ke empat wilayah terdampak di Aceh, yakni Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Utara, dan Kota Langsa.
Selama empat hari, mulai Senin (12/1) hingga Kamis (15/1), Teguh bersama rombongan melakukan kegiatan jemput bola dan pemberian bantuan perangkat operasional untuk memperkuat layanan administrasi kependudukan. Teguh juga meninjau pelayanan di kantor Disdukcapil setempat, posko layanan di lapangan serta pertemuan dengan kepala daerah.
Teguh menyampaikan kegiatan ini merupakan upaya pemerintah pusat untuk selalu hadir di tengah masyarakat. "Dukcapil selalu berada di garis depan untuk melayani masyarakat. Penugasan tim ke Aceh ini adalah wujud nyata bahwa negara tidak pernah absen dalam menjamin hak identitas setiap warga, sekalipun di tengah keterbatasan sarana dan prasarana. Kehadiran kami di sini adalah bukti bahwa pelayanan publik harus terus berjalan tanpa henti," ujar Teguh dalam keterangan tertulis, Selasa (13/1/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan pertama, Teguh menyerahkan bantuan hibah berupa peralatan perekaman dan pencetakan KTP elektronik senilai Rp 421 juta ke Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan ini diterima langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi.
Adapun penyerahan bantuan juga akan dilakukan di tiga daerah lainnya. Bantuan tersebut terdiri dari perangkat mobile enrollment, printer CR707E, printer kertas, card reader, ribbon, film, serta perlengkapan pendukung lainnya untuk mempercepat pelayanan administrasi kependudukan. Selain itu, diserahkan pula blanko KTP-el sebanyak 4.000 keping di masing masing daerah yang dikunjungi.
Teguh menegaskan kehadiran Tim Jemput Bola pelayanan Adminduk Dukcapil di Aceh bukan sekadar simbolik. Adapun kehadiran tim bertujuan untuk memastikan layanan publik khususnya penerbitan dokumen kependudukan pasca bencana benar-benar berjalan.
"Kami hadir untuk memastikan masyarakat di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Utara tetap mendapatkan hak administrasi kependudukan mereka. Dengan dukungan perangkat yang kami bawa dan serahkan, layanan perekaman dan pencetakan dokumen kependudukan bisa kembali berjalan optimal meski dalam kondisi keterbatasan infrastruktur," ucap Teguh.
Untuk mendukung pemulihan layanan Adminduk di daerah terdampak bencana, Ditjen Dukcapil juga menyerahkan bantuan berupa perangkat perekaman dan pencetakan KTP-el. Berikut rincian bantuan tersebut:
Bantuan untuk Kabupaten Aceh Timur
- 1 unit Printer CR707E, 600 DPI (Card Reader + SAM)
- 2 unit CR707 PETG Ribbon CMYKR
- 1 unit CR707 Clear RTR Film
- 1 set Cleaning Card (Double Adhesive)
Bantuan untuk Kota Langsa
- 2 unit Printer CR707E, 600 DPI (Card Reader + SAM)
- 4 unit CR707 PETG Ribbon CMYKR
- 2 unit CR707 Clear RTR Film
- 2 set Cleaning Card (Double Adhesive)
Sementara itu, untuk Kabupaten Aceh Utara Tim Jemput Bola adminduk juga menyerahkan bantuan peralatan operasional lengkap untuk mendukung layanan Adminduk. Bantuan tersebut antara lain berupa: 2 set mobile enrollment; 1 unit printer Fargo; 1 unit card reader beserta SAM; 1 set power station; 1 set perangkat Starlink; 1 set solar panel; 2 unit printer kertas; 2 unit tinta printer ink; 2 ribbon; 1 film; 1 set cleaning kit; dan 8.000 keping blanko KTP-el.
Melalui dukungan ini, Teguh berharap kapasitas layanan Disdukcapil di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara dan Kota Langsa semakin kuat, terutama dalam menghadapi keterbatasan infrastruktur kelistrikan dan jaringan. Ditjen Dukcapil menegaskan upayanya untuk mempercepat pemulihan layanan serta memastikan hak administrasi kependudukan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
Sebagai informasi, dalam kegiatan ini, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi turut didampingi Kepala Registrasi Kependudukan Provinsi Aceh, T. Syarbaini dan tim serta jajaran pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, yakni, Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil (PPPS) Muhammad Farid, Direktur Bina Aparatur Dukcapil Erliani Budi Lestari, Direktur Integrasi Data Kependudukan Daerah Agus Irawan, dan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Muhammad Nuh Al Azhar.
Turut hadir dalam rombongan antara lain, Ketua Tim Kerja Identitas Penduduk Rentan Adminduk Dit Dafdukcapil Ahmad Ridwan. Dari Dit. BAPKS Kasubdit Wilayah I Diana Angraeni, Kasubdit PIAK Wahyu Widayat, Kabag Umum Bastian Seimahura, Katim Teknis Wilayah Sulawesi NTT Febryan Denistya Perdana, Ketua Tim Kerja Wilayah I Zefanya Yosua Jocom dan Tim Teknis dari Ditjen Dukcapil.
(ega/ega)


















































