Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto berbicara adanya pihak yang berbicara di media sosial menganalisis adanya perpecahan di kabinet. Ketua DPP PKB, Daniel Johan, menilai pihak luar yang berkata demikian tak memahami fakta di lapangan.
"Kalaupun ada pihak di luar yang menilai seolah ada perpecahan, itu berarti tidak paham fakta. Presiden tentu yang paling memahami suasana kebatinan di dalam kabinet," kata Daniel Johan kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).
Daniel Johan mengatakan Presiden Prabowo paling memahami bagaimana mengorganisir para menteri untuk tetap satu komando. Anggota Komisi IV DPR RI ini menilai pernyataan Prabowo sebagai penegasan bahwa Kabinet Merah Putih kompak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pernyataan Presiden Prabowo tersebut sebagai penegasan penting bahwa soliditas kabinet tetap terjaga dan kompak, dan memang itu faktanya," kata Daniel Johan.
"Pernyataan Presiden yang mengatakan '...Jangan percaya orang-orang yang terlalu pinter, yang ngomong di mana, sosmed, menganalisa terjadi sesuatu perpecahan di antara lingkungannya Prabowo'. Beliau sangat paham bagaimana mengorganisir para menteri agar tetap satu komando dan satu arahan," sambungnya.
Daniel Johan memandang di kabinet tak ada visi sepihak melainkan kepentingan bersama. Ia berharap Kabinet Merah Putih terus berjalan di jalur yang benar.
"Di kabinet Merah Putih tidak ada visi pribadi masing-masing, yang ada adalah satu visi bersama, yaitu visi presiden untuk bekerja sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat. Kita berharap ke depan kabinet semakin solid dan fokus memberikan hasil nyata untuk rakyat dan kesejahteraan bagi semua lapisan masyarakat," ungkapnya.
Pernyataan Prabowo
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto lagi-lagi menyentil orang yang bicara di media sosial menganalisis terjadi perpecahan di lingkungannya. Prabowo menepis dan menegaskan kabinetnya kompak.
Hal itu diungkap Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan Sekolah Rakyat di di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). Prabowo meminta publik tak percaya analisis tersebut.
"Saya benar-benar bahagia hari ini, kementerian, menteri dan kabinet saya hari ini saya merasakan kompak. Jangan percaya orang-orang yang terlalu pinter, yang ngomong di mana, sosmed, menganalisa 'Terjadi sesuatu perpecahan di antara lingkungannya Prabowo'. Wah seru, saya sendiri tertarik, mana ini," kata Prabowo.
Prabowo menepis mentah-mentah analisis itu. Ia menegaskan kabinetnya kompak bekerja keras mewujudkan program-program pemerintahannya.
"Tapi nggak, saya merasa kerja keras, kompak dan teamwork yang luar biasa, sehingga kita mencapai keberhasilan demi keberhasilan, bukti demi bukti," ujarnya.
Saksikan Live DetikPagi:
(dwr/idn)

















































