Pimpinan MPR Terima Dubes UEA Bahas Zero Emissions hingga Situasi di Timteng

2 days ago 6
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menerima kunjungan Dubes Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdullah Salem Al Dhaheri, di kompleks parlemen. Pertemuan membahas sejumlah program, termasuk zero emissions, hingga situasi di Timur Tengah.

Pertemuan berlangsung di Lantai 9 Gedung Nusantara III, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/4/2026), sekitar pukul 10.00 WIB. Abdullah mengatakan pihaknya dan Indonesia membahas berbagai hal, salah satunya program zero emisi.

"Saya telah menghabiskan beberapa waktu pagi ini bersama Yang Mulia Eddy dan timnya. Kami mendapatkan pemahaman yang sangat komprehensif mengenai program Indonesia dalam memenuhi target nol emisi, serta rencana ambisius mereka untuk mewujudkan berbagai proyek hingga tahun 2029," kata Abdullah usai pertemuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Abdullah menegaskan pihaknya akan mendukung berbagai program Pemerintah Indonesia. Ia juga meyakini sejumlah program yang disampaikan Eddy bisa terlaksana di Indonesia.

"Sebagai Uni Emirat Arab, kami telah menunjukkan dukungan kami terhadap rencana tersebut, dan saya percaya ini adalah rencana yang sangat dapat dicapai apabila Indonesia berkehendak untuk maju," ucap dia.

"Kami telah mendiskusikan berbagai cara dan sarana bagaimana UEA dapat mendukung inisiatif-inisiatif ini," lanjut dia.

Sementara itu, Eddy Soeparno mengatakan bersama Abdullah juga membahas situasi terkini di Timur Tengah. Ia mendapatkan informasi bahwa situasi di Uni Emirat Arab aman sampai saat ini.

"Oh iya, tadi Yang Mulia menyampaikan bahwa kondisi di Uni Emirat Arab itu aman. Bahwa pertahanan dan keamanan mereka sangat baik, dan kehidupan di sana berjalan normal. Jadi bagi kami, kami merasa berbahagia bahwa saudara-saudara kami, terutama juga warga negara kami di sana, juga dalam keadaan aman," ujar dia.

Dia menyebut juga berdiskusi dengan Abdullah perihal kerja sama ekonomi. Khususnya, dalam sektor renewable energy.

"Salah satunya tadi disampaikan oleh Yang Mulia, yakni pengembangan energi terbarukan, renewable energy, Cirata-yang merupakan program-program prioritas yang telah dibahas sebelumnya dan ingin kita kembangkan lebih lanjut. Karena kita memiliki hubungan yang sangat baik dan erat, ini tentu merupakan prioritas kerja sama yang perlu kita tingkatkan," ujar dia.

(maa/rfs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |