Pasien Golongan Darah O Tewas Usai Diberi Darah A, Begini Kronologinya

1 hour ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Pihak kejaksaan Korea Selatan secara resmi meminta kepolisian untuk melakukan penyelidikan ulang atas kasus kematian seorang pasien wanita akibat kesalahan transfusi darah. Kasus tersebut terjadi pada tahun 2024 lalu di sebuah rumah sakit di Seoul.

Melansir The Korea Herald, sebelumnya pihak kepolisian mengakui bahwa terdapat kelalaian perawat ruang gawat darurat. Akibat kegagalan verifikasi sampel darah, pasien yang diketahui bergolongan darah O justru menerima transfusi darah golongan A.

Meskipun demikian, kepolisian menyimpulkan bahwa sulit untuk menetapkan pertanggungjawaban pidana maupun membuktikan hubungan sebab-akibat langsung antara kesalahan transfusi dengan meninggalnya pasien.

Dalam penjelasannya, pihak kepolisian Negeri Ginseng tersebut mengungkapkan bahwa pasien saat itu berada dalam kondisi kesehatan yang sangat parah, termasuk mengalami henti jantung (cardiac arrest) serta emboli paru (pulmonary embolism).

Faktor lain yang disoroti polisi adalah kondisi rumah sakit yang mengalami krisis kekurangan staf secara parah di tengah aksi mogok kerja (walkout) para dokter residen.

Namun, penanganan kasus tersebut kembali bergulir setelah pihak kejaksaan menolak kesimpulan awal tersebut dan memerintahkan kepolisian untuk melakukan penyelidikan ulang.

Pihak kejaksaan menilai perlu adanya pemeriksaan lanjutan yang lebih mendalam untuk mengungkap tabir kematian pasien secara objektif.

Dalam perintah investigasi ulang itu, kejaksaan meminta kepolisian untuk meneliti secara mendalam apakah staf medis yang bertugas terbukti melanggar kewajiban penanganan (duty of care).

Selain itu, penyidikan difokuskan untuk membuktikan secara pasti sejauh mana dampak kesalahan transfusi darah tersebut berkontribusi langsung terhadap meninggalnya pasien.

(dce) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |