Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa teknologi Microsoft kembali PHK massa di unit bisnis game. Head of Xbox, Matt Booty, mengumumkan pemangkasan 268 posisi pekerjaan di seluruh studio pengembangan, termasuk di tim pengembang Halo serta unit manajemen pusat.
Langkah ini merupakan bagian dari rencana penataan ulang yang diumumkan lebih awal tahun ini, dan menutup rangkaian PHK yang telah berlangsung terus-menerus selama setahun terakhir, dikutip dari pengumuman resmi Xbox, Rabu (23/9/2026).
Dalam surat yang dikirimkan kepada seluruh karyawan, Booty menyatakan bahwa restrukturisasi telah berjalan sekitar tiga perempat bagian. Selain pemangkasan tenaga kerja, struktur studio juga diubah secara menyeluruh. Beberapa studio game digabung, sebagian dikembalikan ke pengelolaan mandiri, dan ada yang direncanakan ditutup jika tidak ditemukan jalan keluar lain.
Berikut rangkuman seluruh pemangkasan tenaga kerja yang telah diumumkan hingga saat ini:
- Januari 2025 - Microsoft mengumumkan pemangkasan sekitar 1.900 posisi di divisi Gaming, menyusul akuisisi Activision Blizzard senilai US$ 69 miliar.
- Juli 2025 - Xbox melakukan gelombang kedua, memotong lebih dari 650 karyawan di berbagai studio termasuk 343 Industries (Halo) dan tim publisher game.
- Maret 2026 - Pengumuman rencana restrukturisasi menyeluruh, tanpa menyebutkan jumlah pasti, namun melibatkan penataan ulang kepemimpinan dan penggabungan unit bisnis.
- Agustus 2026 - Sebagian studio dikembalikan ke pengelolaan mandiri: Compulsion Games dan Double Fine berpisah dengan membawa hak cipta karya mereka serta dana pendukung. Undead Labs juga berhasil beralih ke penerbit baru.
- September 2026 - Pemangkasan terbaru 268 posisi di Halo Studios, studio pihak pertama lainnya, serta lapisan manajemen Xbox Game Studios. Perundingan dengan karyawan berlangsung terkait kemungkinan penutupan Ninja Theory yang gagal dijual, sedangkan Arkane masih dalam proses konsultasi hingga akhir tahun.
Secara keseluruhan, sejak penyelesaian akuisisi Activision Blizzard, lebih dari 3.000 orang telah kehilangan pekerjaan di lingkungan Microsoft Gaming. Angka ini belum termasuk jika Arkane atau Ninja Theory akhirnya ikut tutup atau berpisah.
Perubahan struktur yang diumumkan kali ini mengubah peta pengembangan permainan milik Microsoft secara mendasar. Tujuannya bukan lagi memperbanyak jumlah studio, melainkan memperkuat merek-merek andalan dengan menyatukan tim yang saling berkaitan.
- Activision - Memperluas lingkup pengawasan hingga mencakup studio World's Edge dan Rare. Tim baru khusus akan dibentuk untuk mengerjakan seri Halo berikutnya, terpisah dari tim yang mengurus seri Call of Duty.
- Bethesda - Memimpin sekaligus mengoordinasikan studio Obsidian Entertainment, yang tetap menyelesaikan proyek yang sedang berjalan termasuk kolaborasi proyek Fallout.
- King - Pengelola seri Candy Crush, kini menyatukan kepemimpinan dengan Microsoft Casual Games untuk memperkuat posisi di pasar permainan global.
- Playground Games dan Turn 10 - Digabung menjadi satu studio yang berfokus pada waralaba Forza dan Fable. Kedua tim telah bekerja sama selama lebih dari 10 tahun.
(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]
















































