Detik-Detik 2 Rudal Hantam Pasar Saat Ramai Warga Belanja

1 hour ago 1

Sejumlah warga sipil dilaporkan oleh pemerintah Yaman terluka akibat serangan tersebut.

Api dan asap membubung setelah ledakan dalam sebuah serangan di pasar di Al Hajaf, Provinsi Lahij, Yaman; gambar ini diambil dari video media sosial yang dirilis pada 21 September 2026. (Social Media/via REUTERS)

Api dan asap membubung setelah ledakan dalam sebuah serangan di pasar di Al Hajaf, Provinsi Lahij, Yaman, dari gambar yang dirilis Senin (21/9/2026) waktu setempat. (Social Media/via REUTERS)

Api dan asap membubung setelah ledakan dalam sebuah serangan di pasar di Al Hajaf, Provinsi Lahij, Yaman; gambar ini diambil dari video media sosial yang dirilis pada 21 September 2026. (Social Media/via REUTERS)

Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan didukung oleh Arab Saudi menyatakan bahwa dua rudal menghantam sebuah pasar di wilayah Al Hajaf. (Social Media/via REUTERS)

Api dan asap membubung setelah ledakan dalam sebuah serangan di pasar di Al Hajaf, Provinsi Lahij, Yaman; gambar ini diambil dari video media sosial yang dirilis pada 21 September 2026. (Social Media/via REUTERS)

Sejumlah warga sipil dilaporkan oleh pemerintah Yaman terluka akibat serangan tersebut. (Social Media/via REUTERS)

Api dan asap membubung setelah ledakan dalam sebuah serangan di pasar di Al Hajaf, Provinsi Lahij, Yaman; gambar ini diambil dari video media sosial yang dirilis pada 21 September 2026. (Social Media/via REUTERS)

Serangan tersebut terjadi di tengah upaya Houthi memperluas kendali mereka atas wilayah pesisir strategis yang menghadap ke selat tersebut. (Social Media/via REUTERS)

Api dan asap membubung setelah ledakan dalam sebuah serangan di pasar di Al Hajaf, Provinsi Lahij, Yaman; gambar ini diambil dari video media sosial yang dirilis pada 21 September 2026. (Tangkapan Layar VIdeo/REUTERS)

Houthi yang didukung Iran saat ini menguasai wilayah pesisir strategis yang menghadap Selat Bab al-Mandeb setelah merebutnya dari pasukan pemerintah yang didukung Arab Saudi. (Tangkapan Layar VIdeo/REUTERS)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |