Menhub Ungkap Efek Dahsyat Program Motor Listrik Nasional Prabowo

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah terus mendorong pengembangan motor listrik nasional sebagai bagian dari percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan dukungan terhadap program tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dudy menilai penggunaan motor listrik dapat memberikan manfaat dari sisi efisiensi energi sekaligus membantu menekan polusi. Menurutnya, pemerintah selama ini juga telah menjalankan kebijakan untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil.

"Oh kalau kita selalu mendukung tentunya. Kita selalu mendukung upaya pemerintah ya sebagaimana arahan Presiden, bahwa dengan adanya motor listrik kita tentu akan lebih efisien lagi ya, polusi bisa berkurang dan sebagainya," kata Dudy saat di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Dudy menegaskan dukungan pemerintah terhadap kendaraan listrik bukan kebijakan sesaat. Pemerintah telah mendorong penggunaan kendaraan listrik dalam beberapa tahun terakhir dengan tujuan meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi dampak penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil.

"Kita dukung itu kalau motor listrik, dan sudah sejak lama pemerintah secara konsisten kan untuk mendorong kendaraan-kendaraan listrik," ujar Dudy.

Presiden Prabowo Subianto saat acara pluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) pada Kamis (13/8/2026). (Dok. Sekretariat Presiden)Presiden Prabowo Subianto saat acara pluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) pada Kamis (13/8/2026). (Dok. Sekretariat Presiden) Foto: Presiden Prabowo Subianto saat acara pluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) pada Kamis (13/8/2026). (Dok. Sekretariat Presiden)

Program Motor Listrik Nasional (Molinas) sebelumnya diluncurkan Presiden Prabowo di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 13 Agustus 2026. Program tersebut melibatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, PT Len Industri, sektor swasta, serta pemangku kepentingan lainnya.

Pemerintah tidak hanya menyiapkan produk, tetapi juga membangun ekosistem agar kendaraan listrik lebih mudah diterima masyarakat. Salah satu strategi yang ditawarkan adalah membuat biaya kepemilikan lebih terjangkau, termasuk melalui pembiayaan dengan uang muka rendah hingga opsi tukar tambah motor konvensional.

"Tenang saja, kita ada skema-skema nanti yang sudah telanjur punya motor bensin, nanti kita pikirkan bagaimana kita bisa tukar tambah. Kau setor motor yang lama, dapat motor baru, ya tambah dikitlah," ujar Prabowo saat peluncuran Molinas.

(fys/wur) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |