Jakarta -
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto menyerahkan dua juta bibit kelapa dan dua juta bibit pinang kepada masyarakat Kampung Sirambang, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (4/4).
Menurut Yandri, penanaman bibit kelapa dan pinang itu amatlah penting karena merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang yang sangat menjanjikan, baik dari segi ekonomi, ekologi, maupun dari sisi ketahanan pangan.
"Dua produk ini enak Bapak/Ibu, sekali tanam hampir untuk selama-lamanya. Dua bibit pohon kelapa, bisa ratusan tahun pohonnya itu berbuah. Bisa bermanfaat juga untuk anak-cucu kita. Termasuk pinang. Dan itu bagian dari kelestarian alam kita," ujar Yandri dalam keterangannya, Sabtu (4/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut ia sampaikan saat memberi arahan dalam agenda tersebut Kampung Sirambang, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), hari ini.
Lebih dari itu, Menteri asal Bengkulu Selatan ini juga menjelaskan, tak bosan-bosannya melakukan kunjungan kerjanya ke Sumatera Barat. Pasalnya, Tanah Minang itu adalah wilayah yang melahirkan banyak pemikir dan pendiri bangsa (founding fathers) Republik Indonesia yang berpengaruh. Seperti tokoh terkemuka bernama Muhammad Hatta (Bung Hatta).
Ia juga banyak mengutip pokok-pokok pikiran Hatta yang banyak berpihak pada pembangunan desa dan ekonomi kerakyatan. Pemikiran Hatta tentang desa didasarkan pada prinsip kemajuan ekonomi dan kesetaraan sosial, antara desa dan kota, hingga tegaknya prinsip dasar demokrasi di desa.
"Republik Indonesia hadir berkat tokoh-tokoh besar dari Sumatera Barat. Salah satunya adalah Bung Hatta, yang punya tagline luar biasa buat desa. Indonesia tidak akan terang dengan obor monas di Jakarta, tetapi Indonesia akan terang dengan lilin-lilin yang menyala di setiap desa," pungkas mantan Wakil Ketua MPR RI itu.
(anl/ega)


















































