Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten pabrikan furniture PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) tengah mempersiapkan langkah strategis melalui rencana akuisisi saham PT Trimata Coal Perkasa, yang merupakan perusahaan tambang batu bara. Rencana tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian bersyarat antara pemegang saham pengendali MEJA, PT Triple Berkah Bersama (Triple B), dan pemegang saham pengendali PT Trimata Coal Perkasa.
Mengutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur Utama MEJA, Richie Adrian Hartanto S menyampaikan bahwa kesepakatan awal tersebut telah ditandatangani pada 22 Desember 2025. Proses akuisisi selanjutnya akan dijalankan mengikuti mekanisme serta ketentuan yang berlaku di pasar modal.
Sementara itu, Direktur PT Triple Berkah Bersama, Noprian Fadli, menjelaskan bahwa rencana akuisisi ini merupakan bagian dari komitmen pengendali untuk memperkuat fondasi dan pengembangan usaha MEJA ke depan. Dalam kesepakatan awal tersebut, nilai akuisisi 45% saham pengendali PT Trimata Coal Perkasa disepakati sebesar Rp1,6 triliun yang akan direalisasikan melalui beberapa tahapan pembayaran.
Menurut Noprian, porsi saham yang akan diakuisisi tersebut telah memenuhi persyaratan untuk menjadikan MEJA sebagai pemegang saham pengendali di PT Trimata Coal Perkasa. Ia juga menegaskan bahwa tidak terdapat hubungan afiliasi antara PT Triple Berkah Bersama dan PT Trimata Coal Perkasa.
"Saham yang akan diakuisisi tersebut memiliki hak yang memenuhi persyaratan sehingga MEJA nantinya akan menjadi pemegang saham pengendali di PT Trimata Coal Perkasa," kata Noprian.
(ayh/ayh)
[Gambas:Video CNBC]


















































