Massa Aksi di Patung Kuda Jakpus Bubarkan Diri, Lalin Kembali Normal

3 hours ago 1

Jakarta -

Kelompok massa yang menggelar demonstrasi di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, membubarkan diri. Lalu lintas di sekitar lokasi Patung Kuda kini kembali normal.

Pantauan detikcom, Rabu (17/6/2026), jalan dari dan menuju Jalan Medan Merdeka Selatan mengarah ke Patung Kuda kini kembali dibuka. Polisi membuka jalan tersebut sejak sekitar pukul 17.30 WIB.

Kendaraan pun kini dapat melaju di semua lajur di kedua arah. Lalu lintas di sekitar lokasi terpantau normal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalin di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Usai Massa Bubarkan DiriLalin di Patung Kuda, Jakarta Pusat, setelah massa membubarkan diri (Adhfar/detikcom)

Sebelumnya, kendaraan yang bergerak dialihkan menuju Jalan H Agus Salim atau memutar balik menuju arah Gambir. Hal tersebut disebabkan oleh sejumlah aksi yang digelar di sekitar lokasi.

Kelompok massa Aliansi Masyarakat Jakarta Timur menggelar aksi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Mereka mendukung agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilanjutkan.

"Kami Aliansi Masyarakat Jakarta Timur berkekuatan 10 ribu datang kemari untuk mendukung program Bapak Prabowo Subianto agar MBG dilanjutkan. Dan siapa pun, siapa pun dia yang menentang, kami ada di belakang Bapak Prabowo Subianto," ujar koordinator aksi, Edi Marzuki, saat ditemui di lokasi.

Perwakilan massa aksi juga sempat bertemu dengan Wamensesneg Juri Ardiantoro di kantor Kemensesneg, Jakarta Pusat. Mereka menyampaikan tuntutan mereka kepada pemerintah di depan Wamensesneg.

"Teman-teman dari Masyarakat Jakarta Timur ini yang mewakili dari kecamatan-kecamatan seluruh Jakarta Timur menyampaikan aspirasi mengenai keberlanjutan Makan Bergizi Gratis, MBG. Jadi masyarakat ini tidak rela, tidak ingin kalau MBG dihentikan. Mereka tetap ingin MBG harus tetap, harus terus berlanjut, karena memang itu dibutuhkan oleh masyarakat," kata Juri Ardiantoro di kantor Kemensesneg, Jakarta Pusat, Rabu (17/6).

Juri menyebut massa juga memberikan sejumlah catatan dalam penyelenggaraan MBG. Massa meminta agar pihak yang menyalahgunakan MBG untuk ditindak oleh Presiden.

(zap/zap)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |