Mahasiswi Bunuh Diri Diduga Dilecehkan Dosen, Komisi IX DPR: Kejahatan Serius

3 hours ago 1

Jakarta -

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh (Ninik), menyoroti kasus mahasiswi berinisial EMM bunuh diri diduga mendapat pelecehan dari dosen Universitas Negeri Manado (Unima) berinisial DM. Ninik mengatakan peristiwa itu merupakan kejahatan serius.

"Kematian seorang mahasiswi adalah tragedi besar yang tidak boleh disikapi secara biasa. Negara wajib hadir memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya," kata Ninik kepada wartawan, Jumat (2/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Legislator PKB ini menyebut segala bentuk kekerasan seksual tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Dia merasa miris dugaan pelecehan seksual terjadi di lingkungan pendidikan.

"Jika benar ada tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum tenaga pendidik hingga berdampak pada kondisi psikologis korban, maka ini merupakan kejahatan serius yang harus diproses hukum secara tegas," kata Ninik.

Dia mengatakan penegakan hukum harus dilakukan secara transparan. Nihayatul meminta pengawasan di lingkungan pendidikan terus diperketat.

"Penegakan hukum yang transparan sangat penting agar kasus ini tidak berhenti pada spekulasi publik. Ini juga menjadi pelajaran penting bagi seluruh institusi pendidikan untuk memperkuat sistem pencegahan dan perlindungan korban," katanya.

Sebelumnya, korban EMM ditemukan tewas tergantung di tempat indekosnya di Kecamatan Tomohon Tengah, Selasa (30/12). Diketahui, korban sempat menulis surat perihal pengaduan dugaan tindak pelecehan yang dilakukan oknum dosen DM.

Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis turut membenarkan korban diduga bunuh diri. Dia juga tengah mendalami dugaan pelecehan di balik aksi nekat korban mengakhiri hidupnya.

"Kami masih dalam penyelidikan terkait hal itu (bunuh diri dan dugaan pelecehan)," kata AKBP Nur Kholis kepada wartawan, Rabu (31/12).

Adapun dosen Universitas Negeri Manado (Unima) berinisial DM yang diduga melecehkan mahasiswi berinisial EMM sebelum ditemukan tewas tergantung telah dinonaktifkan. DM dinonaktifkan atas rekomendasi Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) Unima.

"Sejak kemarin sudah dinonaktifkan dari jabatan dosen," ujar Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Unima Dr Aldjon Dapa dilansir detikSulsel, Kamis (1/1/2026).

Simak juga Video: Korban Dugaan Pelecehan Seksual di UP Ngaku Diintimidasi-Dimutasi

(dwr/idn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |