Kriteria Penerima Bansos 2026, Apakah Kamu Termasuk?

2 hours ago 2

Jakarta -

Pusdatin Kesos menginformasikan kriteria penerima bantuan sosial (bansos) per tahun 2026. Hal ini disampaikan melalui unggahan akun Instagram @pusdatinkesos pada 13/1/2026.

Dikutip detikcom, Jumat (6/2/2026), penentuan penerima bansos didasarkan pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Di dalam DTSEN, seluruh penduduk di Indonesia sudah diperingkatkan menurut tingkat kesejahteraannya, yaitu pada desil 1 sampai desil 10.

Desil 1 merupakan 10% kelompok penduduk dengan tingkat kesejahteraan paling bawah. Desil 2 adalah 10% di atasnya, begitu seterusnya sampai dengan desil 10.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Desil 10 adalah 10% penduduk yang paling mampu sehingga penentuan sasaran penerima manfaat bansos diprioritaskan dari urutan desil yang paling bawah dulu.

1. Penerima Bansos Program Keluarga Harapan (PKH)

  • Desil 1-4
  • Kuota 10 juta keluarga
  • Tidak semua yang ada dalam desil 1-4 mendapatkan bansos PKH. Diprioritaskan pada desil bawah.

2. Penerima Bansos Sembako

  • Desil 1-5
  • Kuota 18.2 juta keluarga
  • Tidak semua yang ada dalam desil 1-5 mendapatkan bansos sembako. Diprioritaskan pada desil bawah.

3. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

  • Desil 1-5
  • Kuota 96.8 juta jiwa
  • Tidak semua yang ada dalam desil 1-5 mendapatkan bantuan JKN. Diprioritaskan pada desil bawah.

*Catatan:

  • Dengan terus dimutakhirkan, DTSEN akan semakin akurat.
  • Jumlah penerima bansos terbatas sehingga tidak semua desil 1-4 mendapatkan bansos, penetapan desil yang "lebar" memperhatikan inclusion dan exclusion error yang masih tinggi.
  • Secara bertahap, penggunaan desil akan disesuaikan (menuju PKH = Desil 1, Sembako = Desil 1-2, PBI = Desil 1-4).

Apa itu Desil?

Desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga, mulai dari desil 1 yang paling tidak mampu sampai dengan desil 10 yang paling sejahtera. Densil ditentukan oleh beberapa variabel atau informasi yang terkait dengan:

  1. Aset
  2. Kondisi rumah
  3. Tingkat pendidikan dan pekerjaan anggota keluarga
  4. Jumlah anggota keluarga
  • Semakin banyak asetnya, semakin bagus rumahnya, semakin tinggi tingkat pendidikan dan semakin layak pekerjaannya, serta semakin sedikit anggota keluarganya, maka cenderung menjadi keluarga yang sejahtera.
  • Sebaliknya, semakin tidak punya aset, semakin rumahnya tidak bagus, semakin rendah pendidikannya, dan semakin banyak anggota keluarganya, maka cenderung menjadi kelompok yang tidak mampu.

Anda dapat mengusulkan perubahan desil, tapi perlu diketahui bahwa perubahan desil bisa menjadi turun, naik atau tetap. Berikan jawaban sejujur-jujurnya agar bansos tepat sasaran.

(kny/imk)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |