KPK Naikkan Usulan Tambahan Anggaran Tahun 2027 Jadi Rp 989 M

4 hours ago 1

Jakarta -

KPK menaikkan usulan tambahan anggaran untuk 2027 senilai Rp 989 miliar. Adapun usulan KPK sebelumnya berada di angka Rp 762,30 miliar.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan KPK mendapatkan pagu indikatif tahun 2027 senilai Rp 1,23 triliun. Setyo mulanya mengajukan tambahan anggaran senilai Rp 762 miliar.

"Pimpinan dan anggota Komisi III yang kami hormati, tentu kami mencermati arahan Bapak Presiden pada saat pelaksanaan konsolidasi program Makan Bergizi Gratis tanggal 3 Juni di Sentul. Beliau memberikan sebuah statement 'berapa pun yang dibutuhkan'. Oleh karena itu, tentu berkaitan dengan pernyataan tersebut, ini akan relevan dengan permintaan yang kami usulkan, atau mengusulkan tambahan terhadap pagu 2027 sebesar Rp 762,30 miliar," ucapnya dalam rapat di Kompleks DPR RI, Rabu (17/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, yang memimpin rapat kerja itu meminta KPK mengajukan tambahan anggaran Rp 5 triliun. Ia menyinggung pernyataan presiden yang sempat diungkit Ketua KPK.

"Tapi saran saya, Pak, saran, karena Pak Presiden udah ngomong, Pak. Jadi, kalau Bapak tampilin di paparan tadi, kan minta berapa aja dikasih. Pak, ajuin Rp 5 T, Pak! Tanggung, Pak! Nanti kalau Pak Presiden nggak kasih, ah kita videonya kita buka terus nanti. Supaya Pak Presiden ngasih buat KPK setara dengan Kejaksaan nanti anggarannya. Setuju nggak, kita teman-teman?" ujar Sahroni.

Pada kesempatan yang sama, anggota Komisi III DPR, Hasbiallah Ilyas, mendukung KPK untuk meningkatkan anggarannya. Ia menyoroti anggaran pendidikan dan pencegahan korupsi.

"Tolong ditingkatkan, Pak, ini pencegahan, menurut saya sangat penting perlu peningkatan dan kedua pendidikan. Pendidikan ini hanya Rp 73,66 miliar bagaimana kita mau menghilangkan korupsi atau mencegah korupsi kalau pendidikannya hanya Rp 73,66 miliar," ucap dia.

Dukungan anggaran untuk KPK juga disampaikan oleh anggota Komisi III yang lain Martin Tumbelaka. Legislator Gerindra ini mengaku mendukung penambahan anggaran untuk KPK.

"Kami dari partai Gerindra akan all out mendukung pengajuan penambahan anggaran yang dibutukan selama itu untuk memaksimalkan penindakan di lapangan kerja," tuturnya.

KPK Naikkan Usulan Anggaran

Setyo mengatakan pihaknya memiliki keinginan membentuk perwakilan di daerah untuk pencegahan. Ia menyinggung BNN yang memiliki keterwakilan di daerah.

"Memang ya kendalanya kami memang tidak memiliki seperti BNN ada BNP provinsi, ada BNK Kabupaten, Kota Madya. Nah, KPK ini semua adanya di pusat saja. Dengan lebih kurang 1.900 pegawai yang kami miliki, memang kami ada obsesi, ada keinginan gitu untuk membuat perwakilan-perwakilan," ujar Setyo.

"Misalkan sisi pencegahan dan sisi korsup (koordinasi dan supervisi) bisa melaksanakan tugas di... misalkan Indonesia bagian tengah, Indonesia bagian timur, ya, artinya untuk bisa lebih akses birokrasi dan lain-lain itu juga lebih singkat, lebih padat dan lebih cepat, gitu," tambahnya.

Setyo pun mengusulkan penambahan anggaran 2027 menjadi Rp 999 miliar. Kendati demikian, di akhir kesimpulan ia mengubah anggaran kembali menjadi Rp 989 miliar.

"Nah, dengan adanya pengajuan anggaran yang tadi kemudian hampir seluruh anggota Komisi III memberikan dukungan, kami langsung tektokan dengan Pak Sekjen dan Biro Keuangan. Dalam hal ini, kami minta atau mengusulkan penambahan dari yang Rp 762 miliar, kami bulatkan atau kami usulkan menjadi 999 (miliar)," ungkap Setyo Budi.

"Gini saja izin pimpinan, Rp 989," ujar Setyo.

"Oke, Rp 989 (miliar) memang ini cepat kalau begitu ya. Baru kali ini nih komisi III gregetan sama KPK kok ngajuin kecil amat gitu," kata Sahroni.

Tonton juga video " KPK Minta Tambah Anggaran Rp 726 M, Sahroni: Ajuin Rp 5 T Pak!"

(dwr/zap)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |