KPK Akan Maraton Geledah Sejumlah Lokasi Terkait Kasus Bupati Tulungagung

7 hours ago 3
Jakarta -

KPK terus melakukan pendalaman terkait kasus pemerasan yang menjerat Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo (GSW). Salah satunya melakukan penggeledahan secara maraton.

"Pasca-penetapan tersangka, tentu nanti penyidik akan secara maraton melakukan penggeledahan karena sudah ada beberapa titik lokasi yang sudah dipasangi KPK line yang tentunya itu butuh nanti untuk dilakukan penggeledahan oleh penyidik," ungkap jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026).

Penyidikan ini juga termasuk meminta keterangan secara berkala kepada para saksi. Hal ini dilakukan guna memperdalam sekaligus mengonfirmasi temuan dalam pemeriksaan awal pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Termasuk juga permintaan keterangan para saksi ya baik untuk memberikan keterangan tambahan ya dari pemeriksaan awal yang sudah dilakukan dalam 1x24 jam ataupun nanti secara bertahap untuk mengkonfirmasi temuan-temuan dalam rangkaian penggeledahan," kata budi.

"Tentu itu juga butuh dikonfirmasi, dijelaskan oleh para saksi. Termasuk nanti secara paralel pemeriksaan kepada para saksi juga dibutuhkan pemeriksaan kepada para tersangka sehingga informasi dan keterangan yang dimiliki oleh penyidik menjadi lengkap, menjadi utuh untuk kemudian nanti siap untuk tahap dua," imbuhnya.

Diketahui, KPK menetapkan Gatut Sunu Wibowo sebagai tersangka dugaan pemerasan terhadap 16 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) atau pejabat. KPK mengungkap dalam menjalankan aksinya, kepala OPD di lingkungan Pemkab Tulungagung diminta untuk menandatangani dua surat kesepakatan.

Sebelum ditetapkan tersangka, Bupati Gatut terjaring OTT KPK pada Jumat (10/4). Saat itu, ia diamankan bersama total 18 orang.

KPK lalu hanya membawa total 13 orang ke Jakarta. Dari 13 orang yang dibawa ke Jakarta, ada Bupati Gatut Sunu dan adiknya yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Jatmiko Dwijo Saputro. Jatmiko turut dibawa ke Jakarta lantaran berada di lokasi yang sama bersama Bupati Gatut saat KPK melakukan OTT.

KPK lantas menetapkan Bupati Gatut sebagai tersangka dan langsung menahan yang bersangkutan. Tak cuma Bupati Gatut, ajudannya, Dwi Yoga Ambal (YOG), juga ditetapkan sebagai tersangka.

Simak juga Video 'Ini Sepatu Mewah Bupati Tulungagung Hasil Peras Anak Buah':

(kuf/isa)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |