Kondisi Terkini Pria di Bekasi Usai Diduga Diculik dan Diperas

4 hours ago 1

Bekasi -

Seorang pria berinisial AA dilarikan ke rumah sakit setelah diduga diculik dan diperas sekelompok orang yang mengaku-aku polisi di kawasan Grand Wisata, Kabupaten Bekasi. Korban saat ini sudah membaik.

"Korban secara fisik sudah sehat," ujar Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah saat dihubungi wartawan, Selasa (31/3/2026).

Usep mengatakan saat ini polisi menjemput bola untuk melakukan penyelidikan. Sampak saat ini korban belum membuat laporan polisi (LP).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah tindak lanjuti, jemput bola walau sampai saat ini korban belum membuat laporan secara resmi," ujarnya.

Pihak kepolisian sampai saat ini masih melakukan penyelidikan terkait motif dugaan penculikan tersebut.

"Jadi untuk motif dan alasan kejadian tersebut kami masih menunggu waktu dari korban untuk memberikan keterangannya," jelasnya.

Kronologi Kejadian

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa Satreskrim Polres Metro Bekasi dan Polsek Setu telah bergerak merespons cepat kejadian tersebut.

"Terkait dugaan pemerasan, kami sampaikan bahwa Satreskrim Polres Metro Bekasi bersama Polsek Setu telah bergerak cepat melakukan pengecekan dan pendalaman atas informasi tersebut," kata Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya, Selasa (31/3).

Polisi juga melakukan upaya jemput bola dengan menemui korban di kawasan Grand Wisata pada Minggu (29/3), setelah menelusuri keberadaan korban ke rumah sakit dan alamat keluarganya.

"Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh, peristiwa itu diduga terjadi pada Jumat, 20 Maret 2026, sekitar pukul 23.00 WIB, saat korban berada di depan gerbang BTR 7," imbuhnya.

Menurut keterangan awal korban, dia didatangi oleh beberapa pelaku. Setelah itu korban dibawa ke dalam sebuah kendaraan dan mengalami kekerasan hingga kehilangan uang tunai dan sejumlah dana dari rekening miliknya.

"Setelah kejadian, korban diturunkan di wilayah Grand Wisata dan sempat mendapatkan perawatan medis," ucapnya.

Saat ini, kepolisian masih mendalami seluruh fakta untuk memastikan rangkaian peristiwa secara utuh, termasuk mengungkap identitas para pelaku. Langkah penyelidikan yang dilakukan meliputi pengecekan lokasi kejadian, pencarian saksi, serta penelusuran rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

(dvp/mea)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |