Kasus Waketum PSI Bro Ron soal Pemukulan Berakhir Damai

3 hours ago 2
Jakarta -

Kasus Waketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald A Sinaga alias Bro Ron mengalami pemukulan di Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus) berakhir damai. Pihak kepolisian menyelesaikan kasus secara restorative justice.

"Bahwa pada sore hari ini kedua belah pihak telah mengajukan proses penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice," ujar Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu kepada wartawan di Polsek Metro Menteng, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

AKBP Braiel mengatakan kedua belah pihak sudah saling memaafkan dan sama-sama mengakui kesalahan. Kedua pihak juga telah dipertemukan di Polsek Metro Menteng.

"Dengan dasar bahwa kedua belah pihak telah saling memaafkan dan mengakui saling mengakui kesalahan dan saling memaafkan," jelasnya.

Kesepakatan damai kedua belah pihak membuat polisi menutup penyelidikan kasus ini. Sebelumnya, kedua pihak sempat saling melaporkan.

"Selanjutnya terhadap proses hukum dari laporan polisi kedua belah pihak akan kami selesaikan, akan kami tuntaskan melalui tata cara prosedur mekanisme penyelesaian perkara restorative justice," tutupnya.

Duduk Perkara Pemukulan Bro Ron

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri menjelaskan peristiwa pemukulan itu terjadi pada Senin (4/5) pukul 16.22 WIB. Mulanya, Ronald datang bersama 15 karyawan PT SKS guna melakukan audiensi ke kantor hukum MPP terkait dengan gaji para karyawan yang belum dibayarkan.

"Karena audiensi tidak dapat bertemu dengan pihak MPP selaku orang yang didemo, akhirnya Polsek Metro Menteng berinisiatif untuk mengadakan mediasi di kantor Polsek Metro Menteng," jelas Erlyn, Selasa (5/5).

Dia mengatakan sebenarnya audiensi di lokasi kantor awalnya berjalan aman dan kondusif dengan didampingi oleh petugas. Namun kemudian muncul sekelompok orang yang tak dikenal dan tanpa alasan jelas melakukan intimidasi dan menghalang-halangi proses audiensi.

"Akibat perbuatan dari sekelompok orang tersebut, situasi menjadi panas dan timbul percekcokan sampai akhirnya korban menerima pukulan dari sekelompok orang tersebut," terang Erlyn.

"Kemudian, petugas melerai korban dan terlapor serta mengamankannya untuk dibawa ke Polsek Metro Menteng guna pemeriksaan lebih lanjut," sambungnya.

(dvp/jbr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |