Tangerang -
Polisi menyampaikan kasus taksi listrik tanpa sopir yang menubruk restoran ayam goreng di Karang Tengah, Kota Tangerang selesai damai. Pihak taksi listrik mengganti kerugian restoran.
"Untuk kerugian toko sudah diganti rugi oleh pihak taksi sejumlah Rp 4 juta dan sudah membuat pernyataan antara kedua belah pihak," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden M Jauhari saat dihubungi wartawan, Sabtu (10/1/2026).
Dia menyebut kecelakaan dipicu kelalaian sopir. Kasus tersebut diselesaikan secara musyawarah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Murni kelalaian driver taksi. Untuk korban jiwa nihil. Proses penyelesaian secara musyawarah, kerugian materil hanya kendaraan taksi limo," tutupnya.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 9 Januari 2026 sekitar pukul 13.05 WIB, di Kelurahan Karang Mulya, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Mulanya taksi listrik yang dikemudikan oleh Saiful Hidayat (25) keluar dari parkiran rumah makan ayam goreng Almaz menuju ke arah Kembangan.
"Pada saat keluar dan belok kanan di Jalan Raya Raden Saleh, tepatnya depan restoran ayam goreng Almaz, bodi samping kiri taksi tersebut ditabrak oleh kendaraan tidak dikenal yang datang dari arah Ciledug," kata Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota iptu Prapto dalam keterangannya.
Taksi Mundur Tanpa Sopir
Saat belok di Jalan Raya Raden Saleh, taksi listrik tersebut tertabrak mobil yang datang dari arah Ciledug. Mendapati kejadian ini, sopir taksi turun dari mobil dan menghampiri si penabrak.
Tak lama kemudian, sopir taksi listrik ini kembali ke mobil. Namun, saat hendak membuka pintu, taksi listrik ini tiba-tiba meluncur mundur sendiri kembali ke restoran.
Taksi tersebut meluncur mundur tak terkendali hingga akhirnya menabrak kaca jendela restoran sampai porak-poranda. Kejadian ini terekam CCTV.
(dvp/mea)


















































