Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat yang hendak mudik Idul Fitri atau Lebaran 2026 menitipkan kendaraan yang ditinggal mudik ke kantor polisi terdekat. Dia mengatakan jajaran Polri siap melayani dan menjaga keamanan.
Imbauan itu disampaikan Sigit dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang digelar di Auditorium Mutiara, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Senin (2/3/2026). Dalam rapat ini, Sigit juga memperkenalkan tagline 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'.
Rapat ini dihadiri Menko PMK Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Selain itu, hadir Waasops Panglima TNI, Kepala BNPB, Kepala BMKG, hingga jajaran Dirut BUMN seperti Pertamina, Jasa Marga, dan Jasa Raharja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sigit mengatakan penitipan kendaraan di kantor polisi ditujukan untuk mencegah terjadinya tindak pidana pencurian saat rumah kosong ditinggal mudik. Sigit berharap penitipan kendaraan di kantor polisi bisa membuat masyarakat lebih tenang.
"Kita memberikan layanan kepada masyarakat, termasuk memberikan layanan penitipan kendaraan pada kantor-kantor kepolisian. Mulai dari Polsek, Polres, Polda, demikian juga mungkin pemerintah daerah yang juga akan membantu hal ini, ini juga akan sangat baik untuk jadi tempat penitipan," katanya.
Dia menyatakan terjadi penurunan angka kerawanan kejahatan tahun 2025. Meski demikian, hal itu masih menjadi perhatian Polri pada periode mudik Lebaran tahun ini.
"Di tahun ini kita harapkan angka-angka ini bisa kita jaga agar semuanya bisa turun. Oleh karena itu, saya mohon untuk rekan-rekan, bagaimana kita meningkatkan monitoring dan patroli, melibatkan potmas (Unsur potensi masyarakat) dan masyarakat sekitar untuk melaksanakan penjagaan di wilayah dan permukimannya masing-masing," tutur Jenderal Sigit.
Sigit juga meminta layanan 110 terus dioptimalkan saat masa mudik Lebaran. Dia meminta jajarannya segera menindaklanjuti laporan warga.
"Optimalkan layanan 110. Sehingga masyarakat yang membutuhkan layanan, langsung bisa memencet layanan kepolisian 110 untuk bisa kita tindaklanjuti," tuturnya.
Rapat ini diikuti oleh 302 peserta secara tatap muka, termasuk 28 PJU Mabes Polri dan 36 Kapolda dari seluruh Indonesia. Dalam struktur Operasi Ketupat 2026, Kapolri Jenderal Listyo Sigit bertindak sebagai Penanggung Jawab Kebijakan Operasi (Bijakops), didampingi Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo sebagai Wakil Penanggung Jawab. Secara teknis, operasi ini akan dipimpin oleh Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho selaku Kaopspus. Seluruh pejabat Operasi Ketupat 2026 hadir dalam Rakor ini.
Sementara itu, para Kapolres dan jajaran Forkopimda tingkat daerah mengikuti jalannya rakor secara virtual. Sigit menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi bersama seluruh stakeholder untuk melayani masyarakat yang mudik dan merayakan Idul Fitri 1447 H.
(ond/haf)

















































