John Herdman Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Ini Sepak Terjangnya

1 day ago 7

Jakarta, CNBC Indonesia - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia. Dalam keterangannya, PSSI mengatakan pria 50 tahun itu berpengalaman membawa tim Kanada, baik putra dan putri yang diasuhnya ke ajang Piala Dunia.

"PSSI menyambut antusias kehadiran pelatih berusia 50 tahun tersebut. Ragam rekam jejak Herdman menjadi alasan utama penunjukan ini," tulis PSSI dalam laman resminya, dikutip Sabtu (3/1/2026).

Herdman datang ke Indonesia dengan pengalaman yang tidak main-main. Ia adalah pelatih satu-satunya di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dalam satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA.

Herdman tercatat membawa timnas putri ke Piala Dunia 2007 dan 2011. Sementara timnas putra pada Piala Dunia Qatar 2022, yang menjadi momen sejarah. Peringkat FIFA Kanada juga naik pesat. Dari posisi 77, menjadi 33 dunia di tangan Herdman.

"Bersama timnas putri Kanada, Herdman tampil di Piala Dunia 2007 dan 2011, serta mencetak sejarah dengan meraih dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada 2012 dan 2016," jelas PSSI.

"Sementara itu, di sektor putra, Herdman sukses mengantar Kanada ke Piala Dunia Qatar 2022, momen sejarah setelah 36 tahun, sekaligus melesatkan peringkat FIFA Kanada saat itu dari posisi 77 ke 33 dunia".

Herdman akan menjalani sejumlah agenda padat bersama timnas Indonesia selama 2026. Salah satunya FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23-31 Maret 2026.

Berikutnya adalah agenda FIFA Match Day di bulan Juni, September, Oktober dan November 2026. Timnas Indonesia jiga akan berlaga di Piala AFF tahun ini. Ajang tersebut akan dimulai dari 25 Juli 2026 mendatang.

Herdman Sang Pencetak Sejarah

John Herdman adalah sosok yang diperhitungkan di kancah sepak bola Amerika Uatara. Sederet prestasi diukirnya bersama timnas Kanada, antara lain:

  • Lolos ke Piala Dunia 2022: Herdman mengakhiri penantian 36 tahun Kanada untuk kembali ke panggung Piala Dunia di Qatar.
  • Dominasi di CONCACAF: Ia mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam 17 pertandingan pada rentang 2021-2022.
  • Ranking FIFA Melejit: Di bawah arahannya, Kanada menembus peringkat 40 besar FIFA untuk pertama kalinya pada tahun 2021.
  • Final CONCACAF Nations League: Membawa Kanada ke partai puncak untuk pertama kalinya pada 2023.

Tak hanya itu, sepak bola putri Kanada juga dinahkodai Herdman menuju ke puncak prestasi, seperti:

  • Dua Medali Perunggu Olimpiade: Meraih perunggu berturut-turut pada Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Rio 2016.
  • Emas Pan American Games: Menjuarai ajang ini pada tahun 2011.
  • Peringkat 4 Dunia: Membawa Timnas Putri Kanada nangkring di posisi 4 besar ranking FIFA pada 2017.

Prestasinya bersama Kanada juga membawanya mendapatkan prestasi pribadi. John Herdman pun masuk dalam nominasi FIFA Coach of the Year pada tahun 2012, 2015, dan 2016. Herdman juga memegang rekor sebagai pelatih pertama yang membawa tim putra dan putri satu negara menembus posisi terbaik dalam sejarah ranking FIFA mereka.

Bicara karir, Herdman lebih dulu melatih timnas putri ketimbang putra. Ia melatih timnas putri Selandia Baru pada 2006-2011 dan mampu meraih juara Oseania 2010. Kemudian timnas putri Kanada 2011-2018.

Baru setelahnya menangani timnas putra Kanada dan usia 23 tahun Kanada pada 2018-2023. Kemudian ia pun menjadi pelatih di Toronto FC mengarungi MLS pada 2023-2024.

Herdman Pelatih Asing ke-13 dalam 26 Tahun Terakhir

Herdman adalah pelatih asing timnas Indonesia ke-13 sejak 1998. Setiap pelatih asing yang menangani timnas memiliki kesan tersendiri, baik ataupun buruk. 

Ivan Kolev dan Alfred Riedl misalnya yang mampu membawa timnas Indonesia berbicara banyak di kancah kompetisi regional. Bahkan bersama Ivan Kolev mampu mengalahkan Bahrain 2-1 di ajang Piala Asia 2007. Lebih dari itu, semangat mendukung timnas pun sangat berkobar dan penuh antusias, seperti timnas era Alfred Riedl pada AFF Cup 2010.

Luis Milla juga menjadi pelatih yang diingat karena merubah corak permainan skuad Garuda. Timnas Indonesia yang identik dengan permainan cepat dan umpan jauh dipoles menjadi memainkan umpan pendek dan teknik umpan ala Spanyol. 

Teranyar pelatih fenomenal Shin Tae Young yang berani memotong generasi dengan memberikan kesempatan pemain muda untuk tampil menjadi timnas senior. Nama-nama seperti Maerselino Ferdinand, Asnawi, dan Rizky Ridho muncul sebagai bintang yang lahir dari keputusan STY tersebut.

Selain itu, beragam rekor juga mampu diraih timnas di era STY. Bahkan timnas mulai diperhitungkan di kancah Asia setelah mampu menaklukkan Arab Saudi, Korea Selatan U-23, Yordania U-23, China, hingga menahan imbang langganan Piala Dunia Australia. Selain peringkat FIFA yang terangkat, derajat Garuda juga ikut dibawa lebih tinggi.

Saat ini peringkat FIFA timnas berada di 122, di bawah Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Tugas yang tidak mudah bagi Herdman mengangkat peringkat FIFA hingga 100 dan membawa timnas ke Piala Dunia 2030. Tapi, tugas sebenarnya adalah memberikan standar baru dan lebih tinggi untuk timnas Indonesia agar bisa berbicara lebih banyak di pentas bola bundar baik di ASEAN, Asia, bahkan dunia di masa kini dan masa yang akan datang. 

Welcome! John Herdman

(ras/ras)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |