Produsen kendaraan listrik asal China, BYD, melaporkan insiden kebakaran yang terjadi di sebuah garasi parkir di kawasan industri Shenzhen, Selasa (14/4/2026) pagi waktu setempat. (Media sosial/via REUTERS)
Dalam pernyataan resminya, BYD menyebutkan bahwa lokasi kebakaran merupakan area parkir khusus untuk kendaraan uji coba serta kendaraan yang sudah tidak terpakai (scrapped). Api dilaporkan telah berhasil dipadamkan tidak lama setelah kejadian. (Media sosial/via REUTERS)
Perusahaan juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sementara itu, otoritas pemadam kebakaran setempat sebelumnya telah lebih dulu melaporkan kejadian ini. (Media sosial/via REUTERS)
Sejumlah video yang beredar dan telah diverifikasi menunjukkan kobaran api cukup besar melalap sebagian bangunan bertingkat, disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara. Petugas pemadam kebakaran dan kepolisian tampak dikerahkan ke lokasi untuk menangani situasi. (Media sosial/via REUTERS)
Di sisi pasar, saham BYD dilaporkan mengalami penurunan sekitar 0,6% pada perdagangan hari ini. Para ahli menyoroti bahwa kebakaran pada kendaraan listrik memiliki karakteristik berbeda dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional. Api pada kendaraan listrik cenderung lebih sulit dipadamkan dan berpotensi menyala kembali, sehingga membutuhkan penanganan khusus. (Media sosial/via REUTERS)


















































