Fadli Zon Dorong Penguatan Peran Keraton sebagai Pusat Edukasi Budaya

3 hours ago 1

Jakarta -

Kementerian Kebudayaan RI (Kemenbud) terus memperkuat ekosistem kebudayaan daerah melalui rangkaian kunjungan Menbud Fadli Zon ke berbagai simpul budaya di Nusantara, salah satunya Cirebon.

Dalam agenda ini, Fadli meninjau Keraton Kasepuhan Cirebon sebagai bagian dari upaya Kemenbud untuk memajukan kebudayaan nasional melalui penguatan peran Keraton sebagai pusat budaya.

Kedatangan Fadli disambut oleh Kanjeng Gusti Pangeran Raja Adipati Sultan Sepuh XV Luqman Zulkaedin yang menjelaskan Keraton Kasepuhan berusia sekitar 600 tahun dan didirikan oleh Sunan Gunung Jati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesultanan Cirebon, yang merupakan kelanjutan dari Kerajaan Pajajaran, masih bertahan hingga sekarang. Usia Kesultanan Cirebon lebih tua dibandingkan Keraton Yogyakarta dan Surakarta, sehingga hal ini menjadi kebanggaan bahwa di Indonesia masih terdapat kerajaan Islam yang sangat tua.

Pada kesempatan tersebut, Fadli mengapresiasi ragam koleksi yang disajikan serta informasi yang terkandung di setiap objeknya.

"Kita ingin menghidupkan kembali narasi sejarah yang ada di sini. Cirebon bukan hanya aset Jawa Barat, tapi aset bangsa," ujar Fadli, dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/4/2026).

"Dengan sentuhan literasi yang lebih dalam dan penataan yang lebih hidup, kita harap generasi muda dapat merasakan transformasi arsitektur dan budaya dari abad ke-15 hingga sekarang," sambungnya.

Salah satu fokus utama yang menjadi sorotan Fadli adalah modernisasi Museum Pusaka Keraton Kasepuhan. Koleksi yang saat ini disajikan dinilai sangat lengkap dan luar biasa, Menbud Fadli menekankan pentingnya aspek storytelling yang lebih hidup.

"Museumnya sudah relatif baik, tinggal sedikit sentuhan pada storytelling dan tata pamer, terutama pencahayaan, agar narasi yang disampaikan bisa lebih kuat dan menarik bagi pengunjung," kata Fadli.

Keraton Kasepuhan memiliki luas sekitar 25 hektare dan dikelilingi tembok bata yang dibangun oleh Pangeran Cakrabuana. Di dalamnya terdapat beberapa bangunan, seperti Siti Inggil, gapura candi bentar, Museum Pusaka Kasepuhan Keraton Cirebon, Bangunan Keraton Kasepuhan Dalem Agung Pakungwati, serta bangunan lainnya.

Sultan Sepuh menyampaikan kondisi fisik keraton saat ini memerlukan penanganan khusus.

Menutup kunjungannya, Fadli menyampaikan melalui langkah ini, Kemenbud berharap Keraton Kasepuhan tidak hanya menjadi objek wisata tetapi juga pusat edukasi budaya dan sains yang relevan bagi masyarakat luas.

Sebagai informasi, kunjungan ini dihadiri pula oleh Wali Kota Cirebon Agus Mulyadi dan Anggota DPRD Provinsi Jabar George Edwin Sugiharto.

Turut mendampingi Fadli antara lain Staf Khusus (Stafsus) Menbud Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional Annisa Rengganis; Stafsus Menbud Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayuda; Direktur Sejarah dan Permuseuman,Agus Mulyana; dan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jabar Retno Raswati.

(akd/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |