Dasco Sebut Prabowo Undang Eks Presiden untuk Dengar Saran soal Geopolitik

3 hours ago 4
Jakarta -

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan maksud Presiden Prabowo Subianto mengundang mantan presiden dan wapres ke Istana Kepresidenan malam ini. Dasco mengatakan Prabowo ingin membahas kondisi geopolitik terkini, termasuk pertemuan Prabowo dengan sejumlah kepala negara.

"Yang pertama, undangan itu tentunya soal silaturahmi, apalagi di bulan Ramadan ini. Yang kedua, Pak Presiden ingin memberikan update kepada presiden-presiden terdahulu mengenai situasi geopolitik terbaru pasca-Presiden Prabowo kembali dari kunjungan luar negeri," kata Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2026).

Dasco mengatakan Prabowo juga ingin mendengar saran dari mantan presiden dan wapres terdahulu. Dasco menyebut situasi geopolitik saat ini harus dimitigasi dampaknya terhadap Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian yang ketiga tentunya, Pak Prabowo ingin juga mendengar masukan dan saran-saran dari presiden terdahulu," kata Dasco.

"Untuk dijadikan pertimbangan-pertimbangan dan juga dalam melakukan perencanaan mitigasi-mitigasi untuk bangsa dan negara dari dampak yang kita sama-sama tahu pada saat ini sedang terjadi, yang kemungkinan juga akan berdampak bagi negara kita," sambungnya.

Dasco menyebut seluruh presiden terdahulu diundang oleh Prabowo. Kendati demikian, ia tak tak bisa merinci siapa saja tokoh yang hadir nanti malam.

"Semua mantan presiden atau presiden terdahulu diundang. Tapi saya tidak dalam posisi mengetahui konfirmasi siapa yang bisa hadir dan siapa yang belum bisa hadir," ucapnya.

Prabowo sebelumnya dikabarkan mengundang mantan presiden dan wapres ke Istana malam ini. Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bakal hadir.

Kehadiran Jokowi dikonfirmasi ajudannya, AKBP Syarif Fitriansyah. Saat ditanya apakah acara dibarengi buka puasa bersama, Syarif belum mengetahuinya. Ia menyebut, sesuai undangan, acara pertemuan dimulai pukul 19.30 WIB.

"Buka puasa Jakarta 18.13 WIB. Acara mulai jam 19.30 WIB," kata Syarif ketika dimintai konfirmasi, Selasa (3/2).

Syarif juga memastikan Jokowi akan hadir. Namun ia belum mengetahui lebih lanjut agenda yang bakal dibahas dalam pertemuan.

"Pertemuan silaturahmi dan diskusi," ujarnya.

Saksikan Live DetikSore:

Simak juga Video 'Dubes Iran soal Niat Prabowo Jadi Mediator: Tak Ada Negosiasi dengan AS':

(dwr/rfs)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |