Susi Setiawati, CNBC Indonesia
05 January 2026 07:06
Jakarta, CNBC Indonesia - Deposito masih menjadi salah satu instrumen investasi favorite sebagian orang, karena menawarkan kombinasi keamanan, kepastian, dan imbal hasil yang stabil.
Deposito dianggap sebagai salah satu instrumen investasi paling aman karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan tidak terpengaruh fluktuasi pasar seperti saham atau kripto.
Hal menarik lainnya, suku bunga deposito biasanya lebih tinggi daripada tabungan biasa. Imbal hasilnya sudah diketahui sejak awal, sehingga cocok untuk orang yang menghindari risiko.
Deposito bisa memilih jangka waktu mulai dari 1 bulan hingga 12 bulan atau lebih. Cocok untuk kebutuhan keuangan jangka pendek hingga menengah.
Tingkat suku bunga deposito di bank umum sangat dipengaruhi oleh keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).
Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 16-17 Desember 2025, Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan BI-Rate di level 4,75%. Sejalan dengan itu, suku bunga Deposit Facility tetap di 3,75% dan Lending Facility dipertahankan sebesar 5,5%.
Keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah masih tingginya ketidakpastian global dengan tetap memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial yang telah ditempuh selama ini untuk menjaga stabilitas dan mendorong perekonomian nasional.
Ke depan, Bank Indonesia akan terus mencermati ruang penurunan suku bunga BI-Rate lebih lanjut dengan prakiraan inflasi 2026 yang terkendali dalam sasaran 2,5±1%, serta perlunya untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Pelonggaran kebijakan makroprudensial diperkuat dengan meningkatkan efektivitas implementasi pemberian likuiditas kepada perbankan untuk mempercepat penurunan suku bunga dan meningkatkan pertumbuhan kredit/pembiayaan ke sektor riil, khususnya sektor-sektor prioritas Pemerintah.
Kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, dan peningkatan daya tahan infrastruktur sistem pembayaran.
Adapun catatan CNBC Indonesia Research, tingkat suku bunga deposito bank besar BUMN periode Januari 2026 sebagai berikut:
Bank Mandiri
Pertama, dari bank pelat merah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang terpantau masih belum mengalami perubahan suku bunga deposito sejak 15 Juli 2025 lalu.
Bank Mandiri menawarkan suku bunga deposito berdenominasi rupiah dikisaran 2,25% - 2,50% per tahun. Suku bunga tertinggi ditetapkan untuk tenor 6,12, dan 24 bulan, sementara suku bunga terendah berlaku pada semua tier simpanan tenor 1 dan 3 bulan.
Pembukaan deposito bisa mulai dari Rp1 juta melalui aplikasi Livin' by Mandiri, sementara untuk pembukaan di kantor cabang setoran minimal deposito sebesar Rp10 juta. Adapun berikut rincian suku bunga deposito Bank Mandiri :
Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Kedua, ada bank pita emas yang baru bertransformasi menjadi bank universal yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang menawarkan suku bunga deposito dari rentang 2,50% - 3,00% per tahun.
Suku bunga deposito rupiah tertinggi ditetapkan untuk tenor 1 bulan dan 3 bulan, lalu untuk suku bunga 2,75% untuk tenor 6 bulan, lalu suku bunga 2,50% untuk tenor 12 bulan dan 24 bulan.
Untuk setoran awal deposito bisa mulai Rp10 juta jika pembukaan melalui unit kerja BRI, tetapi kalau melalui internet banking bisa mulai dari modal lebih terjangkau sebesar Rp1 juta dan maksimal Rp100 juta. Berikut rincian lengkap-nya :
Bank Negara Indonesia (BNI)
Terakhir, bank pelat merah lagi ada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang terpantau masih menerapkan suku bunga deposito sama sejak terakhir diubah pada 5 November 2025 lalu.
Suku bunga yang ditawarkan dari rentang 2,25% - 2,75% per tahun. Dari suku bunga terendah 2,25% berlaku untuk tenor 1 bulan, lalu 2,50% berlaku untuk 3 bulan, dan yang tertinggi 2,75% berlaku untuk tenor 6 bulan.
Untuk tenor 12 bulan dan 24 bulan ditawarkan suku bunga sebesar 2,50% per tahun, berlaku untuk semua nominal simpanan. Untuk modal minimal deposito di Bank BNI terbilang cukup terjangkau bisa mulai dari Rp5 juta. Adapun berikut rincian suku bunga deposito bank BNI :
Sanggahan : Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(saw/saw)


















































