Cek Griya Pekerja Batam, Direksi BPJS Ketenagakerjaan Dengar Curhat Pekerja

5 hours ago 5

Jakarta -

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat bersama Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Bambang Joko Sutarto melakukan kunjungan ke Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan di Batam. Kegiatan itu untuk meninjau fasilitas hunian sekaligus berdialog langsung dengan para pekerja yang tinggal di kawasan tersebut.

"Kami hadir di sini untuk menyaksikan secara langsung fasilitas yang kami siapkan untuk para pekerja. Selain itu yang paling penting kami juga ingin mendengar langsung dari beberapa penghuni, terkait apa yang dirasakan oleh teman-teman pekerja yang menggunakan fasilitas Griya Pekerja," ujar Saiful, dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/4/2026).

Saiful menyebut Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka memenuhi kebutuhan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya pekerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Program ini juga sejalan dengan Asta Cita, terutama dalam upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, serta meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kelompok pekerja.

BPJS KetenagakerjaanFoto: BPJS Ketenagakerjaan

Selain menyediakan hunian dengan harga sewa terjangkau, lokasi Griya Pekerja yang berada di dekat kawasan industri memberikan manfaat berupa efisiensi waktu tempuh serta penurunan risiko kecelakaan lalu lintas bagi para pekerja.

"Diharapkan dengan lokasi Griya Pekerja yang berdekatan dengan tempat kerja, bisa mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas. Karena kita ketahui bersama bahwa risiko kecelakaan lalu lintas juga menjadi salah satu risiko yang cukup tinggi yang dihadapi oleh rekan-rekan pekerja saat berangkat dan pulang dari tempat kerja," tambahnya.

Di Batam, BPJS Ketenagakerjaan telah menghadirkan tiga Griya Pekerja yang berlokasi di Bumi Lancang Kuning, Muka Kuning, dan Kabil. Tingkat hunian mencapai sekitar 98 persen dengan jumlah penghuni sekitar 5.000 pekerja aktif menunjukkan tingginya kebutuhan akan hunian layak di kawasan industri strategis.

Keberadaan Griya Pekerja juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya melalui tumbuhnya aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan hunian.

Saiful menyebut Griya Pekerja merupakan bagian dari fokus utama BPJS Ketenagakerjaan yang mengedepankan tiga prinsip, yaitu Coverage, Care, dan Credibility. Kehadiran tiga prinsip tersebut menjadi wujud nyata kepedulian (care) kepada para peserta.

"Griya Pekerja adalah kontribusi nyata BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung visi pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan dan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja Indonesia,"ujarnya.

BPJS KetenagakerjaanFoto: BPJS Ketenagakerjaan

Reno, pekerja asal Duri, menceritakan pengalamannya selama tinggal di Griya Pekerja Lancang Kuning. Menurutnya, fasilitas yang tersedia sangat memadai serta didukung lingkungan yang aman.

"Saya sudah 8 bulan tinggal di sini. Keamanan dan kenyamanan Griya Pekerja ini sangat baik, ditambah biaya sewanya juga sangat terjangkau bagi saya," ungkapnya.

Melihat besarnya manfaat yang dirasakan, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini agar dapat menjangkau lebih banyak pekerja diantaranya di wilayah Pasar Minggu DKI Jakarta, dan Cikarang Jawa Barat, serta di wilayah Banten, Jawa Tengah dan Jawa Timur

"Besarnya manfaat yang dirasakan para pekerja menjadi dorongan bagi kami untuk terus mengembangkan Griya Pekerja agar semakin banyak pekerja yang bisa merasakan hunian layak dan terjangkau," tutup Saiful.

(anl/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |