Jakarta -
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang buka suara terkait pengangkatan Ahmad Dzulfikar Nurrahman sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kabupaten Malang yang jadi sorotan. Dia memastikan pengangkatan telah melewati mekanisme seleksi terbuka atau open bidding yang sangat ketat dan transparan.
Nurman mengatakan segala macam masalah kepegawaian saat ini dipantau secara langsung oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI. Dia menjelaskan seluruh tahapan dari perencanaan hingga pelaporan hasil akhir, wajib diunggah secara real-time melalui sistem aplikasi terintegrasi sehingga tidak ada celah bagi pelaggaran norma dan standar prosedur.
"Penting untuk dipahami bahwa masalah kepegawaian bukanlah hal yang sepenuhnya diotonomikan secara bebas oleh daerah. Ada regulasi ketat dari pusat yang harus dipatuhi. Jika ditemukan ketidaksesuaian prosedur atau pelanggaran norma standar, pusat memiliki kewenangan untuk membatalkan hasil seleksi," ujar Nurman dilansir detikJatim, Senin (20/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia memastikan proses penetapan hingga pelantikan, Dzulfikar sesui dengan standar operasional prosedur (SOP). Dzulfikar sendiri merupakan anak dari Bupati Malang, M Sanusi.
"Artinya, proses yang berjalan saat ini dipastikan telah memenuhi standar operasional prosedur atau SOP yang berlaku," ucapnya..
Dalam menjaga objektivitas penilaian, lanjut Nurman, Pemerintah Kabupaten Malang melibatkan tim panitia seleksi (Pansel). Beberapa di antaranya adalah Rektor Universitas Negeri Malang (UM) Prof Haryono, serta Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) dan Rektor Universitas Brawijaya (UB).
Nurman meyakini bahwa dengan komposisi penguji setingkat profesor, praktik nepotisme atau 'main mata' dalam proses seleksi sangat mustahil terjadi mengingat kapasitas dan integritas para panelis tersebut.
"Dalam pansel kita melibatkan para rektor. Sudah strata profesor, rasanya kok, jangan lah kita ini kemudian meragukan kredibilitasnya misalnya ada yang meragukan," tegasnya.
Nurman mengungkap salah satu poin yang menjadi penentu Dzulfikar lebih unggul dibandingkan dengan pelamar lain. Yakni dari rekam jejak akademik dan kompetensi yang menonjol di bidang lingkungan.
Baca selengkapnya di sini.
(dek/lir)
















































