Brimob Polda Metro Jaya Bantu Padamkan Kebakaran di Jaksel

9 hours ago 1

Jakarta -

Satuan Brimob Polda Metro Jaya ikut turun membantu memadamkan kebakaran di Gedung D Ditjen Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Api saat ini sudah bisa dipadamkan.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan pihaknya melalui Batalion B Pelopor merespons cepat insiden kebakaran yang terjadi pada pukul 13.30 WIB siang tadi. Respons cepat dilakukan untuk memastikan dampak kebakaran dapat ditekan sejak awal.

"Kami langsung menerjunkan personel untuk membantu pemadaman dan mengamankan area sehingga potensi risiko yang lebih besar bisa dicegah," kata Kombes Henik dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebanyak 16 personel Brimob di bawah kendali Aipda Haryadi bergerak membantu proses pemadaman sekaligus pengamanan di sekitar area terdampak. Api bisa dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB sehingga tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Aktivitas di sekitar lokasi pun berangsur kembali normal setelah situasi dinyatakan aman dan terkendali.

Penjelasan Kemendagri

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benny Irwan mengatakan kebakaran terjadi pukul 13.30 WIB, Senin (20/4/2026). Dia menegaskan gedung yang terbakar bukan gedung Dukcapil.

"Saya perlu tegaskan betul bahwa kebakaran itu di Gedung D Ditjen Bina Pemerintahan Desa bukan di gedungnya Dukcapil. Memang Dukcapil dengan Pemdes ini satu kompleks, tapi ini gedungnya jauh," ujar Benny kepada wartawan.

Benny menerangkan, api berasal dari samping klinik yang berada di area kompleks Ditjen Bina Pemerintahan Desa. Di area itu, terdapat sejumlah barang bekas pakai.

"Mulai kelihatan api dari situ, kemudian api makin lama makin besar dan mengakibatkan kebakaran lantai satu koperasi dan klinik," jelasnya.

Benny juga mengatakan api merambat ke lantai dua ruang kerja Ditjen Bina Pemerintahan Desa. Meski demikian, Benny mengatakan tidak ada korban dalam kebakaran ini.

Sekitar dua jam penanganan damkar, api bisa padam pukul 15.00 WIB. Benny mengatakan kebakaran itu turut berdampak ke salah satu rumah warga.

"Sampai pukul 15.00 WIB, api sudah bisa dikatakan padam, sudah proses pendinginan. Dan termasuk di sekitar lingkungan di Gedung D. Di sekitar gedung D itu yang paling belakang ada rumah penduduk rumah yang agak terdampak garasi dan kamar mandi, serta toren air yang terdampak," jelasnya.

Benny mengatakan penyebab kebakaran dan kerugian masih dihitung. Kemendagri masih melakukan pendataan, termasuk dampak kebakaran pada gedung.

(mea/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |