Bahlil Berduka Nus Kei Tewas, Minta Kasus Penikaman Diusut Tuntas

10 hours ago 1

Jakarta -

Ketua Umum (Ketum) Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan dukacita atas kasus penikaman Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, hingga tewas di Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Maluku Tenggara. Bahlil mendoakan semoga almarhum ditempatkan di sisi terbaik Tuhan.

"Ya kami turut berduka atas meninggalnya Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara. Saudara saya, Pak Nus dan semoga diterima di sisi Allah SWT," kata Bahlil di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahlil meminta Sekjen Golkar M Sarmuji untuk memberi pendampingan proses hukum terhadap kasus ini. Ia menekankan supaya kasus penikaman Nus Kei diusut secara tuntas.

"Dan DPP Golkar sudah saya meminta kepada Sekjen untuk mendampingi, untuk dalam rangka melakukan proses sampai tuntas. Kita serahkan kepada aparat penegak hukum, tapi DPP Golkar, telah meminta agar ini diusut secara tuntas dan bisa diselesaikan secara saksama," ungkapnya.

Diketahui, dua pelaku penikaman Nus Kei berinisial HR (28) dan FU (36) dipindahkan ke Mapolda Maluku, Kota Ambon. Pelaku dipindahkan dari Maluku Tenggara karena alasan keamanan.

"Kedua pelaku penikaman tewaskan Nus Kei telah dipindahkan ke Ambon untuk diperiksa lebih lanjut," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi, dilansir detikSulsel, Senin (20/4).

Peristiwa itu terjadi di Bandara Karel Sadsuitubun Ibra, Kecamatan Kei Kecil, Minggu (19/4) sekitar pukul 11.25 WIT. Saat itu, Nus Kei baru saja mendarat usai melakukan perjalanan udara dari Jakarta.

"Terjadinya tindak pidana penikaman yang mengakibatkan meninggalnya Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei," kata Kombes Rositah Umasugi kepada detikcom.

Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT. Korban sempat mendapatkan penanganan medis sebelum dinyatakan meninggal dunia.

"Sempat dirawat di RS, namun tim medis menyatakan korban meninggal dunia karena luka yang dialami," jelasnya.

(dwr/lir)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |