Lalu lintas (lalin) di Citayam, Depok macet imbas angkutan umum (angkot) yang ngetem. Warga meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membenahi angkot tersebut.
Pantauan detikcom di lokasi, Senin (1/12/2025) sore, terlihat antrean angkot di depan Stasiun Citayam. Tampak banyak angkot yang ngetem di lokasi sehingga lalin menjadi macet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terdengar bunyi klakson pengendara meminta angkot untuk meneruskan perjalanannya. Jalur depan Stasiun Citayam juga sempit dan hanya bisa dilalui dua kendaraan roda empat.
Tampak menuju penyeberangan perlintasan kereta, ada 'Pak Ogah'. Mereka mengatur pengendara yang melintas agar tidak saling serobot.
Namun, jalan yang sempit dan bebatuan membuat pengendara melambatkan laju kendaraannya. Tampak banyak juga angkot yang ngetem setelah menyeberangi perlintasan kereta. Hal itu menjadi pemicu kemacetan bertambah.
Salah satu warga, Ajeng (35) mengatakan memang banyak angkot yang ngetem di sekitar Stasiun Citayam. Dia mengatakan hal itu menjadi penyebab kemacetan di sekitar lokasi.
"Kalau stasiun iya angkot ngetem, terus parkir tukang ojek. Apalagi yang ngetem di jalan setelah pintu kereta tuh bikin macet. Apalagi habis hujan dijamin bisa panjang macetnya," ujar Ajeng kepada detikcom, Senin (1/12).
Dia meminta adanya pelebaran jalan di sekitar lokasi. Dia juga berharap angkot tersebut bisa ditertibkan untuk menuntaskan kemacetan.
"Pelebaran jalan si, sama ditertibin. Angkot yang suka ngetem sembarangan, sama tukang ojek yang suka parkir di depan pintu masuk stasiun," tuturnya.
Warga lainnya Adil (30), meminta angkot tersebut ditertibkan. Menurutnya, angkot ngetem hingga membuat kemacetan juga berbahaya bagi pengendara yang melintas di penyeberangan.
"Ya maunya ditertibin ya. Kan bikin macet. Bahaya juga itu kalau dari citayam sana ketahan di rel," ujar Adil.
Adil juga meminta untuk angkot tersebut diatur dan difasilitasi lokasi untuk ngetem. Dia juga meminta angkot yang rusak diperbaiki.
"Kasih tempat ngetem gitu, diatur biar nggak ganggu kita yang mau lewat. Terus tuh angkot dibenerin juga kali ya. Kadang gak ada nopol atau bodinya udah jelek gitu," tutupnya.
(maa/maa)

















































