Alasan Warga Depok Pilih Cuci Mobil di Tempat Steam Usai Kena Abu Vulkanik

1 week ago 23
Jakarta -

Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau membawa berkah tersendiri bagi tempat cuci steam kendaraan bermotor. Pemilik kendaraan punya alasan khusus lebih memilih mencuci kendaraannya di tempat steam setelah terkena dampak abu vulkanik.

"Iya betul, cuci steam karena abu vulkanik. Kan kalau untuk cuci sendiri kan agak repot ya. Jadi kan harus yang bertekanan tinggi biar nggak ada luka atau baret di mobil," kata pemilik mobil, Ari, saat ditemui di salah satu cuci steam, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026).

"Emang kebetulan kan saya juga biasa merawat mobil ya. Jadi untuk kalau debu atau yang sifatnya asam, itu biasanya kita langsung pakai semprotan tekanan tinggi dulu agar tidak merusak cat atau kacanya," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ari menjelaskan, sejak Minggu (6/9), sudah mengetahui adanya abu vulkanik yang menempel di kendaraan maupun rumahnya. Ari pun tak sembarangan menyentuh abu vulkanik secara langsung.

Pemilik mobil, Ari, saat ditemui di salah satu cuci steam, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026).Pemilik mobil, Ari, saat ditemui di salah satu cuci steam, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026). (Devi Puspitasari/detikcom)

"Udah tahu duluan ya ada abu vulkanik, jadi nggak sentuh. Kan berita tuh, makanya kok banyak. Soalnya, kan aneh di lantai kok kotor. Terus kita buka, ternyata ada berita di berita-berita kan. Terus kita cari-cari berita, ternyata iya, ya udah. Nggak diutak-atik sih," jelasnya.

Ari mengaku harus memastikan lebih dulu sudah atau belumnya abu vulkanik mereda. Karena abu sudah mereda, hari ini ia langsung mencuci kendaraannya.

"Jadi, kalau kayak kemarin misalkan kejadian hari Minggu, hari Senin saya belum berani. Soalnya, kan nanti kok kayaknya sama aja gitu. Kita nunggu sampai benar-benar reda dulu aja," tutupnya.

Pemilik mobil lainnya, Freddy, mengatakan baru mencuci mobil setelah hari ketiga erupsi Gunung Anak Krakatau, karena sudah mereda. Freddy takut debu tersebut merusak mobil apabila terlalu lama dibiarkan.

"Sayang, katanya juga kan debunya kalau terlalu lama dibiarkan menempel di mobil juga bahaya kan," ungkapnya.

Freddy mengungkapkan alasan tak mencuci sendiri mobilnya. Freddy lebih memilih cuci steam karena takut mobil lecet apabila salah cara saat dicuci.

"Penginnya sih cuci sendiri ya, cuma kayaknya lengketnya, nempel-nya. Kalau di steam kan enak, disemprot kenceng kan, jadi lebih, kita juga lebih nyamanlah. Kalau dicuci sendiri, takutnya malah kan katanya ada mengandung apa kayak beling gitu kalau ke kaca aja. Kalau kita nyucinya nggak betul, bisa baret atau apa, itu sih," tutupnya.

(dvp/rfs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |