5 Fakta PRT Tewas Usai Loncat dari Lantai 4 Kos Majikan di Jakarta

9 hours ago 2
Jakarta -

Polisi tengah mengusut kasus dua pekerja rumah tangga (PRT) nekat loncat dari lantai 4 gedung kos majikannya di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat. Salah satu dari dua PRT itu tewas dalam peristiwa tersebut.

Dirangkum detikcom, Jumat (25/4/2026), peristiwa itu terjadi pada Rabu (22/4) malam. PRT berinisial R (15) tewas dalam insiden tersebut, sementara satu lainnya, D (30), terluka. Berikut ini 5 fakta terkininya:

1. Kondisi PRT Selamat

Dua PRT melompat dari lantai 4 sebuah gedung kos di Benhil. Salah satunya berakhir dengan meninggal, sementara yang satu lagi mengalami patah tulang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggak (kritis), patah tangan aja," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra kepada wartawan, Kamis (23/4).

2. Pengakuan PRT Selamat

Roby menyebutkan keduanya melompat karena ingin kabur. Keduanya merasa tidak betah bekerja di kos tersebut.

"Untuk informasi sementara, orang itu katanya enggak betah. Terus dia kabur sama saksi satu. Jadi berdua loncat dari lantai 4. Satu meninggal, satu patah tangan, gitu aja," ujarnya.

Roby menjelaskan, keduanya tak betah lantaran majikannya bersikap sadis. Mereka menganggap majikannya galak.

"Ada saksi yang lain yang ngomongin bahwa mereka itu enggak betah karena majikannya sadis gitu atau sadis katanya. Sadis itu enggak tahu ya gimana kata-katanya ya. Nggak ngomong suka disiksa, tapi galak," tutur Roby.

3. Polisi Periksa Majikan dari PRT

Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap majikan dari dua PRT yang nekat loncat dari lantai 4 bangunan kos di Benhil. Pihak majikan langsung diperiksa kemarin.

"Iya benar (majikan sudah diperiksa)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra saat dikonfirmasi, Kamis (23/4).

Roby belum menjelaskan secara rinci hasil pemeriksaan majikan kedua PRT tersebut. Sebab, pihak majikan diperiksa langsung oleh jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Diperiksa di Ditkrimum Polda Metro Jaya. Sekarang (penanganan perkara) masih di Polsek, nanti kemungkinan ditarik Polda," ujar Roby.

4. Polisi Periksa Agen Penyalur 2 PRT

Polisi mendalami pengakuan PRT yang selamat usai loncat dari lantai 4 gedung kos di Benhil, karena majikan sadis dan tak betah bekerja. Agen penyalur PRT turut diperiksa.

"Kami juga akan memanggil agen PRT untuk didalami keterangannya. Langkah ini penting agar penyidik mendapatkan informasi yang lengkap dan utuh, sehingga penanganan perkara dapat dilakukan secara profesional, cermat, dan berimbang," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4).

Polisi masih memeriksa saksi yang selamat dalam kejadian tersebut. Reynold menegaskan penanganan kasus ini dilakukan dengan mengedepankan aspek kemanusiaan.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap fakta didalami secara objektif. Di sisi lain, kami juga menaruh perhatian pada kondisi saksi yang selamat, termasuk aspek pemulihan dan pendampingannya," ucapnya.

5. Polisi Usut Unsur Pidana

Ditreskrimum Polda Metro Jaya turut menyelidiki terkait kasus dua PRT nekat loncat dari lantai 4 gedung kos hingga salah satunya tewas. Saat ini polisi mencari unsur pidana dalam kasus tersebut.

"Kami sedang melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana yang terjadi," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin saat dihubungi wartawan, Jumat (24/4).

(fas/fas)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |