Wamensos Motivasi Siswa-Siswi SRT 7 dan SRT 8 Kabupaten Tangerang

6 hours ago 3

Jakarta -

Wakil Menteri Sosial RI (Wamensos) Agus Jabo Priyono berkunjung ke Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 7 dan 8 Kabupaten Tangerang, Banten. Di dua lokasi itu, ia memberikan semangat dan motivasi kepada para siswa-siswi.

Agus Jabo berpesan kepada murid-murid di SRT 7 dan 8 agar tidak mudah menyerah dalam meraih masa depan. Sebab, mereka merupakan anak-anak yang potensial.

"Kalian adalah anak-anak bangsa yang berharga, yang nanti akan membangun bangsa dan negara Indonesia. Ya, jangan mengeluh, jangan mudah menyerah," pesan Agus, dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lihat masa depan kalian, jangan lihat ke belakang. Bahwa masa depan kalian, masa depan anak-anak Indonesia adalah masa depan yang terang benderang. Kalau kemarin gelap, sekarang terang benderang," sambungnya.

Agus Jabo melanjutkan untuk mencapai cita-cita para murid harus disiplin, belajar yang rajin dan mematuhi arahan guru maupun wali asuh dan wali asrama. Tak lupa, ia juga menyemangati dan mengingatkan mereka untuk selalu bahagia.

"Selalu semangat, selalu berbahagia. Di sekolah harus berbahagia, supaya nanti yang ingin jadi dokter tidak merasa terbebani, yang ingin jadi guru tidak merasa terbebani. Kalian harus berbahagia," ujar Agus.

Agus menjelaskan, Presiden RI Prabowo Subianto menghadirkan Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar bisa mengenyam pendidikan dengan fasilitas dan kualitas yang baik. Di sekolah ini, seluruh kebutuhan para murid telah dipenuhi dan diberikan secara gratis. Mulai dari makanan, asrama sebagai tempat tinggal selama bersekolah, hingga seragam.

"Jadi, berbahagialah, karena sekarang ini Pak Presiden sedang mengantarkan kalian untuk mewujudkan apa yang menjadi cita-cita kalian. Pak Presiden sudah memberikan alatnya, kalian yang harus menggunakan alat tersebut yang dinamakan Sekolah Rakyat untuk mewujudkan impian kalian, mewujudkan harapan orang tua kalian," jelas Agus.

Untuk itu dia berpesan agar para murid tidak mengecewakan orang tua, guru, dan Presiden.

Dalam kesempatan ini, Agus juga mengingatkan kepada para murid, tidak boleh ada bullying, pelecehan seksual, intoleransi di lingkungan sekolah. Ia menekankan pentingnya sikap saling menghormati dan menghargai.

"Jadi kalian ini saudara, saling jaga, saling menghargai, menghormati. Kalau ada masalah apapun, kalian diskusi sama wali asuh, ya, sama wali asrama," kata Agus.

Dalam kesempatan ini Agus juga menitipkan pesan kepada kepala sekolah, guru-guru dan para tenaga pendidik (tendik) yang menjadi orang tua pengganti siswa-siswi selama bersekolah di SRT 7 dan SRT 8. Ia meminta mereka mendampingi seluruh murid dengan baik.

"Jadikanlah mereka sebagai anak-anak bagi para guru, para tendik yang ada di Sekolah Rakyat. Tugas kalian adalah mengantarkan anak-anak ini untuk belajar, mewujudkan apa yang menjadi impian mereka," tegas Agus.

"Tentunya kalau anak Indonesia semuanya pintar, anak Indonesia semua sekolah, Bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang hebat, bangsa yang sederajat dengan bangsa-bangsa maju yang lain," pungkasnya.

Tonton juga video "Kemensos: Bantuan Tanggap Darurat Sumatera yang Sudah Disalurkan Rp 100,4 M"

(akd/akd)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |