Jakarta, CNBC Indonesia- Presiden Prabowo resmi mengumumkan pembentukan BUMN Khusus Ekspor komoditas strategis yakni batu bara, CPO dan fero alloy guna memperkuat cadangan devisa negara di tengah gejolak global.
Ketua Umum DPP APKASINDO, Gulat Manurung menilai pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) seharusnya sudah dibentuk tahun lalu untuk mengelola besarnya potensi sektor sawit.
Di sisi lain, Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategy Policy, Tungkot Sipayung menyebutkan pembentukan BUMN yang ditujukan untuk mengatasi isu "under invoicing" dan "transfer pricing" sekaligus mendorong peran RI membentuk Harga komoditas sawit dan memastikan devisa hasil ekspor (DHE) masuk ke dalam negeri sudah sangat tepat. Guna mengatasi ragam persoalan dan kecurangan di sektor sawit maka diperlukan dukungan teknologi sebagai Langkah antisipasi dan pengawasan.
Seperti apa petani dan pelaku usaha sektor sawit menilai urgensi pembentukan PT DSI? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Ketua Umum DPP APKASINDO, Gulat Manurung dan Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategy Policy, Tungkot Sipayung dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 02/06/2026)
Add
source on Google


















































