Jakarta -
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Universitas Brawijaya akan memperketat akses menuju gedung tinggi. Hal itu dilakukan buntut salah satu mahasiswa lompat dari lantai enam.
Percobaan bunuh diri dilakukan mahasiswa Fakultas Kedokteran berinisial RR (19), menjadi catatan penting Universitas Brawijaya. Untuk melakukan pencegahan ke depan, rencananya akses gedung tinggi akan diperketat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Rektor sudah memberikan catatan dan meminta ada evaluasi terkait gedung-gedung tinggi di lingkungan kampus kita," ujar Sekretaris Universitas Brawijaya Tri Wahyu Nugroho dilansir detikJatim.
RR tercatat sebagai mahasiswa angkatan tahun 2025 Fakultas Kedokteran UB. Ia sebelumnya diketahui meloncat dari lantai 6 gedung Fakultas Bio Industri Pertanian dan Kehutanan pada Kamis (9/9) lalu.
Sementara dari pemeriksaan CCTV diketahui bahwa RR masuk ke dalam gedung Fakultas Pertanian sekitar pukul 08.26 WIB.
Sekitar pukul 08.50 WIB, seorang staf Fakultas Pertanian berinisial DST (48) yang berada di lantai 1 mendengar suara benda jatuh dari arah luar gedung.
Saksi kemudian mengecek area parkiran dan menemukan seorang mahasiswa telah jatuh di lokasi tersebut.
Setelah olah TKP selesai dilakukan, korban kemudian dilarikan ke IGD RSSA Malang untuk menjalani penanganan lebih lanjut
Baca selengkapnya di sini.
(dek/dek)


















































