Terpapar Asap Karhutla di Sampit, Induk dan Anak Orang Utan Dievakuasi

2 weeks ago 7

Sampit -

Sepasang induk dan anak orang utan, Raya dan Rayu, ditemukan selamat dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Mereka dievakuasi dari kawasan Hutan Kota Sampit, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.

Kabar baik datang setelah keduanya menjalani pemeriksaan awal. Kondisi Raya, orang utan betina yang diperkirakan berusia sekitar 20 tahun, bersama Rayu, yang diperkirakan baru berusia satu tahun, masih tergolong baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dokter hewan Orangutan Foundation International (OFI), drh Ichlasul Khaerul, mengatakan Raya dan Rayu masih menunjukkan aktivitas serta respons yang baik setelah proses evakuasi.

"Setelah kami melakukan evakuasi, evaluasi, dan observasi, alhamdulillah kondisinya masih terlihat baik," kata Ichlasul, dilansir detikKalimantan, Kamis (3/9/2026).

Keduanya memang sempat terpapar asap karhutla. Namun, berdasarkan pemeriksaan sementara, paparan tersebut belum menunjukkan dampak yang tergolong parah. Menurut Ichlasul, jika paparan asap sudah dalam kondisi berat, orang utan biasanya akan menunjukkan gejala seperti lemas, tidak responsif atau hanya berbaring di sarangnya.

"Aktivitas kedua orang utan menjadi salah satu indikatornya. Saat proses evakuasi dan pembiusan dilakukan, keduanya masih memberikan respons," katanya.

Tim juga tidak menemukan tanda-tanda cedera akibat kebakaran. Baik Raya maupun Rayu tidak mengalami luka bakar, luka terbuka, cedera akibat benturan maupun terkena patahan pohon.

Raya dan Rayu ditemukan ketika anggota TNI yang tengah melakukan patroli karhutla melihat keberadaan orang utan di kawasan Hutan Kota Sampit, Rabu (2/9/2026). Lokasi penemuan berada di Jalan Sawit Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, yang berbatasan langsung dengan area perkebunan sawit milik masyarakat.

Baca selengkapnya di sini

Lihat Video 'Mirisnya Karhutla di Kalimantan Sampai Bikin Orang Utan Pingsan':

(idh/dhn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |